fbpx
hello world!

Jalur Pendakian Gunung Cikuray

Published: 
Juli 28, 2019

Jalur Kiara Jenggot

Jalur Kiara Jenggot merupakan jalur Populer bagi kalangan Pendakian Gunung Cikuray, banyak dilalui oleh para pendaki, dan ramai biasanya di hari Sabtu dan Minggu. Bila kamu hendak menggunakan jalur satu ini untuk menuju ke puncak, usahakan untuk membawa satu rekan yang mendaki supaya tidak mudah tersesat dan lebih aman, Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan karna Tracknya berupa Lahan pertanian warga dan hutan.

Berikut adalah rute perjalanan dengan menggunakan jalur Kiara Jenggot

Basecamp - Pos 1: usahakan untuk memulai pendakian sepagi mungkin, agar tidak mudah lelah akibat kepasan, karena medan dalam perjalanan ini terbuka di Kawasan Lahan Warga dan Tertutup di Batas Hutan menuju Puncak dari Pos 1. Track masih landai, jalanan berupa batu yang ditata rapi dan rabat beton mulai dari Basecamp menuju Pos 1, pemandangan yang bisa dinikmati adalah ladang kebun milik penduduk sekitar dan Kota Garut yang Indah.

Pos 1 - Pos 2: selepas pos 1, jalan akan terasa lebih menanjak dari sebelumnya, bila melihat pohon besar, bersyukurlah, karena pohon itu menandakan bahwa perjalananmu menuju pos 2, sudah dekat ( tersedia Sumber Air di Pos ini ).

Pos 2 - Pos 3: perjalanan menuju pos 3, kamu akan melewati medan yang berupa tanah padat, track tidak berbeda jauh dengan sebelumnya, masih menanjak, pemandangan berupa pepohonan lebat, karena kamu mulai memasuki hutan, di pinggiran track.

Pos 3 - Pos 4: tidak berbeda jauh dari perjalanan sebelumnya, hanya saja track semakin menyempit dan lebar. Berupa tangga tanah yang terbentuk oleh banyaknya Pendaki yang lewat.

Pos 4 - Pos 5: pos 5 merupakan tempat ideal untuk mendirikan tenda, selain tempatnya yang cukup luas, pemandangan di sana pun terbilang aduhai, saat berkemah di sana, kamu dapat menemukan beberapa tanaman Kantung Semar.

Pos 5 - Pos 6: sekitar 60 menit, perjalananmu menuju pos 6 akan terasa lebih sulit, track semakin menanjak, berpenglah pada akar-akar untuk membantumu melewati tanjakan-tanjakan sadis.

Pos 6 - Pos Simpang: pos Simpang sendiri merupakan titik temu antara jalur Kiara Jenggot dengan jalur Pemancar.

Pos Simpang - Pos 7: track akan semakin garang untuk menguji ketahanan sendi lututmu, medan berupa tanah berbatu dan akar-belukar. Pos 7 merupakan tempat camp ideal selain di pos 5. Puncak semakin dekat bro!

Pos 7 - Puncak Gunung Cikuray: hutan semakin lebat, menghalangi pandanganmu untuk mengintip penampakan puncak. 10 menit sebelum puncak, kamu akan menemukan sebuah shelter yang cukup luas, yang bisa kamu gunakan untuk mendirikan tenda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related posts

November 21, 2020
Paket tur pribadi meningkat di tengah pandemi

Delapan bulan setelah pandemi COVID-19, pariwisata di Indonesia secara bertahap meningkat ketika orang mulai merasa bosan di rumah. Mengunjungi tujuan domestik dalam kelompok kecil tampaknya menjadi jenis perjalanan yang paling populer saat virus masih menyebar. Ghufron, operator tur Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, misalnya, mengaku kembali membantu wisatawan pada long weekend akhir Oktober […]

Read More
November 21, 2020
Bagaimana agar tetap aman saat bepergian selama pandemi

Dengan tujuan wisata yang mulai dibuka kembali setelah ditutup sementara karena pandemi COVID-19, dorongan untuk menghilangkan demam kabin dan mengunjungi mal atau tujuan wisata terdekat bisa sangat besar. “Akhir pekan panjang telah berakhir, tetapi mungkin orang masih ingin keluar selama akhir pekan,” kata Kepala Satgas Data dan Teknologi Informasi COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi […]

Read More
November 21, 2020
Candi Prambanan akan menambah kuota wisatawan untuk liburan akhir tahun

Candi Prambanan di Yogyakarta berencana menambah kuota wisatanya untuk liburan Natal dan Tahun Baru mendatang. Presiden Direktur Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono mengatakan pada Selasa bahwa kuota akan dinaikkan menjadi 7.000 wisatawan per hari, atau sekitar 60 persen dari kapasitas normal Candi Prambanan, pada fase keempat dari adaptasi normal […]

Read More
© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

Share This
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram