fbpx
hello world!

Lokasi dengan pemandangan 'Film The Lion King' di Indonesia

Published: 
Agustus 5, 2019

Pemandangan menakjubkan Taman Nasional Baluran di Banyuwangi, Jawa Timur

Sebuah remake dari tahun 90-an klasik The Lion King kembali ke layar perak. Namun kali ini, animasi telah dibuat kembali menjadi rekreasi seperti aslinya dari film aslinya. Pengambilan langsung aksi baru di film ini membawa pemirsa langsung ke medan Afrika, yang diwakili dengan teknologi realisme terbaik yang ditawarkan.

Dengan kualitas realisme dalam film ini, pemirsa mungkin ingin tahu bagaimana rupa medan ini di dunia nyata. Tetapi untuk melihat pemandangan ini, pemirsa di Indonesia mungkin tidak perlu terlalu jauh untuk melihat sesuatu yang serupa.

Berikut adalah tiga lokasi yang dapat Anda temukan di Indonesia yang menyerupai The Lion King tahun 1994, sebagaimana disusun oleh kompas.com:

Baluran, Jawa Timur

Taman Nasional Baluran ditemukan di perbatasan Banyuwangi-Situbondo di Jawa Timur. Dikenal luas sebagai Little Africa van Java, taman nasional ini memiliki medan alami yang unik. Dengan luas permukaan 300 hektar, situs luas ini memberikan pemandangan indah bagi pengunjung.

Selain itu, ada banyak bentuk satwa liar yang berada di sabana taman nasional ini. Anda dapat menemukan binatang seperti lembu, ular, rusa, dan bahkan monyet ekor panjang.

Perbedaan antara Baluran dan taman nasional lainnya adalah bahwa taman ini tidak dikategorikan untuk melakukan pengamatan, penyelidikan ilmiah atau rekreasi.

Bali Barat

Daerah Bali ini belum ramai dengan wisatawan seperti bagian lain pulau, meskipun mungkin sudut yang paling unik. Di sini Anda dapat menemukan Taman Nasional Bali Barat yang memiliki wilayah kekalahan 77.000 hektar. Banyak burung dan rusa asli pulau dapat ditemukan di daerah ini dan bahkan bermain di pantai.

Di seberang taman nasional adalah Pulau Menjangan (Pulau Menjangan) yang juga merupakan pulau liburan yang populer.

Sejauh penginapan berjalan, jangan khawatir karena ada banyak pilihan mulai dari tempat tidur dan sarapan murah untuk resor berbintang lima.

Pulau Sumba

Mereka yang telah melihat pulau ini akan memberi tahu Anda bahwa tidak ada yang seperti pulau lainnya. Sumba adalah rumah para sabana, berkontur dengan banyak bukit.

Untuk meniru pandangan yang ditemukan di sabana Afrika, yang terbaik adalah mengunjungi pulau ini selama bulan-bulan musim panas dari Mei hingga Juli. Saat itulah langit berubah menjadi warna kuning yang indah di malam hari.

Namun, tidak seperti dua tujuan lainnya, wilayah Nusa Tenggara Timur ini tidak begitu penuh dengan kehidupan. Namun, ini dibuat untuk dengan tampilan unik yang disediakannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related posts

November 21, 2020
Paket tur pribadi meningkat di tengah pandemi

Delapan bulan setelah pandemi COVID-19, pariwisata di Indonesia secara bertahap meningkat ketika orang mulai merasa bosan di rumah. Mengunjungi tujuan domestik dalam kelompok kecil tampaknya menjadi jenis perjalanan yang paling populer saat virus masih menyebar. Ghufron, operator tur Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, misalnya, mengaku kembali membantu wisatawan pada long weekend akhir Oktober […]

Read More
November 21, 2020
Bagaimana agar tetap aman saat bepergian selama pandemi

Dengan tujuan wisata yang mulai dibuka kembali setelah ditutup sementara karena pandemi COVID-19, dorongan untuk menghilangkan demam kabin dan mengunjungi mal atau tujuan wisata terdekat bisa sangat besar. “Akhir pekan panjang telah berakhir, tetapi mungkin orang masih ingin keluar selama akhir pekan,” kata Kepala Satgas Data dan Teknologi Informasi COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi […]

Read More
November 21, 2020
Candi Prambanan akan menambah kuota wisatawan untuk liburan akhir tahun

Candi Prambanan di Yogyakarta berencana menambah kuota wisatanya untuk liburan Natal dan Tahun Baru mendatang. Presiden Direktur Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono mengatakan pada Selasa bahwa kuota akan dinaikkan menjadi 7.000 wisatawan per hari, atau sekitar 60 persen dari kapasitas normal Candi Prambanan, pada fase keempat dari adaptasi normal […]

Read More
© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

Share This
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram