fbpx
hello world!

Jawa Tengah menghasilkan Rp 85.3 Milyar selama Festival Indonesia di Moskow

Published: 
Agustus 7, 2019

Kerajinan tangan, makanan olahan, dan produk industri dipajang untuk dijual minggu lalu di gerai Jawa Tengah selama Festival Indonesia keempat di Taman Krasnaya Presnya di Moskow, menarik banyak pembeli.

Duta Besar Indonesia untuk Rusia dan Belarusia Wahid Supriyadi mengatakan stan Jawa Tengah membukukan transaksi US $ 6 juta, lebih dari setengah dari total transaksi $ 10 juta selama tiga hari pameran, yang berakhir pada hari Minggu. Festival tahun ini bertema "Visit Wonderful Indonesia: Enjoy Your Tropical Paradise".

Berdiri tegak: stupa Budha terlihat di candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Provinsi tersebut memajang kerajinan tangan dan produk industri dan mempromosikan tujuan wisata selama Festival Indonesia di Moskow

Produk yang populer adalah biskuit Fine Choice, yang menerima pesanan tiga kontainer senilai Rp 1,5 miliar ($ 105,102). Biskuit, yang berasal dari Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, sebagian besar diekspor dan dijual secara online.

"Kami menerima pesanan untuk tiga kontainer senilai masing-masing Rp 500 juta," kata direktur pemasaran PT Choice Plus Makmur Irawati Lukito. "Pembeli kami ingin menjualnya kembali di supermarket Rusia."

Selain biskuit, stan juga memajang berbagai keripik buah, jeli, gula merah, jamu (jamu tradisional), kopi, bulu mata palsu, kerajinan kayu, tas dan batik serta kain lurik.

Pemilik Batik Lurik Prasojo Klaten, Hanggo Wahyu Amerto, mengatakan ia puas dengan festival tersebut.

“Saya berharap mendapat banyak pembeli baru dari Rusia. Gubernur membantu [pemilik] usaha mikro, kecil dan menengah lokal seperti saya, ”katanya, merujuk kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang berada di festival mempromosikan provinsi, serta candi Borobudur, situs penggalian Sangiran untuk manusia purba, dataran tinggi Dieng dan Kepulauan Karimunjawa.

Ganjar mengatakan jumlah wisatawan Rusia ke Jawa Tengah sedikit meningkat dari 4.209 orang pada 2017 menjadi 4.428 tahun lalu.

"Saya berharap lebih banyak wisatawan Rusia datang dan menikmati keindahan Jawa Tengah," katanya, seraya menambahkan bahwa ia juga berharap hubungan perdagangan dan investasi akan meningkat.

Pada 2016, 68.000 wisatawan dari Rusia mengunjungi Indonesia. Tahun lalu, jumlahnya meningkat menjadi 168.000.

Sekitar 140.000 penduduk setempat menghadiri festival, yang memamerkan pertunjukan budaya dan lokakarya tentang gamelan dan wayang kulit.

Pada forum bisnis Indonesia-Rusia yang mendahului festival, Indonesia menyetujui komitmen investasi $ 1 miliar dari Rusia, termasuk kesepakatan dagang tambahan dengan bisnis di Jawa Tengah.

Perwakilan kedua negara menandatangani nota kesepahaman di The Ritz-Carlton, Moskow, pada hari Kamis.

Perjanjian tersebut menyatakan bahwa Rusia akan mengimpor barang-barang seperti suplemen jamu senilai $ 5 juta, furnitur senilai $ 1 juta dan senilai $ 100.000 gula merah khas Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related posts

November 21, 2020
Paket tur pribadi meningkat di tengah pandemi

Delapan bulan setelah pandemi COVID-19, pariwisata di Indonesia secara bertahap meningkat ketika orang mulai merasa bosan di rumah. Mengunjungi tujuan domestik dalam kelompok kecil tampaknya menjadi jenis perjalanan yang paling populer saat virus masih menyebar. Ghufron, operator tur Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, misalnya, mengaku kembali membantu wisatawan pada long weekend akhir Oktober […]

Read More
November 21, 2020
Bagaimana agar tetap aman saat bepergian selama pandemi

Dengan tujuan wisata yang mulai dibuka kembali setelah ditutup sementara karena pandemi COVID-19, dorongan untuk menghilangkan demam kabin dan mengunjungi mal atau tujuan wisata terdekat bisa sangat besar. “Akhir pekan panjang telah berakhir, tetapi mungkin orang masih ingin keluar selama akhir pekan,” kata Kepala Satgas Data dan Teknologi Informasi COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi […]

Read More
November 21, 2020
Candi Prambanan akan menambah kuota wisatawan untuk liburan akhir tahun

Candi Prambanan di Yogyakarta berencana menambah kuota wisatanya untuk liburan Natal dan Tahun Baru mendatang. Presiden Direktur Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono mengatakan pada Selasa bahwa kuota akan dinaikkan menjadi 7.000 wisatawan per hari, atau sekitar 60 persen dari kapasitas normal Candi Prambanan, pada fase keempat dari adaptasi normal […]

Read More
© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

Share This
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram