fbpx
hello world!

Apakah Anda menggunakan masker anti-polusi yang tepat?

Published: 
Agustus 8, 2019

Mengingat kualitas udara Jakarta yang buruk selama beberapa minggu terakhir, menggunakan masker wajah yang tepat untuk melindungi terhadap polusi sangat penting.

Menurut Agus Dwi Susanto, ahli paru dari Rumah Sakit Umum Persahabatan di Jakarta Timur, masker respirator KN95 menawarkan perlindungan yang baik untuk kesehatan Anda.

"Berbagai jenis masker wajah tersedia di luar sana, tetapi [untuk] Jakarta dan kota-kota lain dengan kualitas udara yang buruk, masker respirator direkomendasikan untuk menyaring partikel yang lebih kecil," kata Agus kepada kantor berita Antara, Senin.

Masker respirator KN95 dikatakan mampu menyaring hingga 95 persen partikel debu dan polusi yang lebih halus.

Agus mengatakan bahwa masker wajah respirator umumnya berwarna putih dengan bentuk agak bulat dan permukaan lebih tebal, memungkinkan mereka untuk menyaring bahan kecil berukuran 2,5 mikron. Sementara itu, masker wajah umum yang sering dipakai orang, yang datang dalam berbagai warna dan memiliki permukaan lebih tipis dan bentuk persegi panjang, hanya dapat menyaring partikel yang lebih besar sekitar 10 mikron.

Masker wajah KN95 yang dapat digunakan untuk melindungi diri dari polusi.

Dia menambahkan bahwa masker wajah tidak boleh digunakan kembali atau dipakai untuk jangka waktu lama dalam satu hari.

"Cukup pakai sekali dan jangan dicuci karena ini hanya akan memperbesar pori-pori topeng," kata Agus. "Gunakan saja selama enam hingga delapan jam sebelum menggantinya."

Mengenakan masker respirator juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh polusi, seperti influenza, sakit tenggorokan, stroke, dan kanker paru-paru. Masker wajah seperti itu dapat dibeli di apotek dan toko serba ada dengan harga sekitar Rp13.000 (kurang dari US $ 1) per topeng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related posts

November 21, 2020
Paket tur pribadi meningkat di tengah pandemi

Delapan bulan setelah pandemi COVID-19, pariwisata di Indonesia secara bertahap meningkat ketika orang mulai merasa bosan di rumah. Mengunjungi tujuan domestik dalam kelompok kecil tampaknya menjadi jenis perjalanan yang paling populer saat virus masih menyebar. Ghufron, operator tur Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, misalnya, mengaku kembali membantu wisatawan pada long weekend akhir Oktober […]

Read More
November 21, 2020
Bagaimana agar tetap aman saat bepergian selama pandemi

Dengan tujuan wisata yang mulai dibuka kembali setelah ditutup sementara karena pandemi COVID-19, dorongan untuk menghilangkan demam kabin dan mengunjungi mal atau tujuan wisata terdekat bisa sangat besar. “Akhir pekan panjang telah berakhir, tetapi mungkin orang masih ingin keluar selama akhir pekan,” kata Kepala Satgas Data dan Teknologi Informasi COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi […]

Read More
November 21, 2020
Candi Prambanan akan menambah kuota wisatawan untuk liburan akhir tahun

Candi Prambanan di Yogyakarta berencana menambah kuota wisatanya untuk liburan Natal dan Tahun Baru mendatang. Presiden Direktur Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono mengatakan pada Selasa bahwa kuota akan dinaikkan menjadi 7.000 wisatawan per hari, atau sekitar 60 persen dari kapasitas normal Candi Prambanan, pada fase keempat dari adaptasi normal […]

Read More
© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

Share This
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram