fbpx
hello world!

Polisi Riau menyebut perusahaan kelapa sawit sebagai tersangka kebakaran hutan

Published: 
Agustus 10, 2019

Polisi Riau pada hari Jumat menunjuk perusahaan minyak sawit PT Sumber Sawit Sejahtera sebagai tersangka dalam kebakaran hutan di Kabupaten Pelalawan, Riau.

Korporasi tersebut diduga bertanggung jawab atas kebakaran di lahan seluas 150 hektar di Kabupaten Meranti, Pelalawan.

Anggota gugus tugas kebakaran hutan Sumatra Selatan mencoba memadamkan api di lahan gambut. (JP / Yulia Savitri)

Anggota gugus tugas kebakaran hutan Sumatra Selatan mencoba memadamkan api di lahan gambut.

Kepala Kepolisian Riau Insp. Jenderal Widodo Eko Prihastopo mengatakan polisi memutuskan untuk memberi nama perusahaan tersangka setelah mengumpulkan cukup bukti dan pernyataan dari saksi ahli.

"Kami telah memulai penyelidikan dan menginterogasi beberapa saksi dari perusahaan untuk mengungkap penyebab kebakaran," katanya kepada The Jakarta Post pada hari Jumat.

Meskipun polisi menyebut korporasi sebagai tersangka dalam kasus ini, sejauh ini mereka belum menyebutkan individu yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.

Polisi Riau juga telah menyelidiki perusahaan lain untuk menentukan keterlibatannya dalam kebakaran hutan lain yang terjadi di Kabupaten Langgam, Pelalawan.

“Kami masih mempelajari kasus ini. Ada kemungkinan perusahaan juga akan menjadi tersangka, ”kata Eko. Namun, dia tidak mengungkapkan nama perusahaan kepada pers.

Kepala unit kejahatan Kepolisian Riau, Kombes Sr. Gidion Arif Setiawan, menambahkan bahwa penyelidikan dimulai pada awal Februari setelah polisi menerima laporan kebakaran di bidang konsesi. Polisi juga menyebut 26 orang lainnya sebagai tersangka kebakaran hutan di beberapa kabupaten dan kota.

Gubernur Riau Syamsuar berjanji akan mengatur perkebunan kelapa sawit ilegal di sekitar pulau itu.

“Banyak orang mencoba membuat perkebunan baru dengan membakar [hutan]. Mereka mencoba menebangi hutan sehingga nantinya mereka dapat menggunakannya sebagai perkebunan, ”kata Syamsuar, seraya menambahkan bahwa ia akan mulai mengatur perkebunan ilegal setelah perayaan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus.

"Semoga tidak akan ada kebakaran hutan lainnya di Riau," tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related posts

November 21, 2020
Paket tur pribadi meningkat di tengah pandemi

Delapan bulan setelah pandemi COVID-19, pariwisata di Indonesia secara bertahap meningkat ketika orang mulai merasa bosan di rumah. Mengunjungi tujuan domestik dalam kelompok kecil tampaknya menjadi jenis perjalanan yang paling populer saat virus masih menyebar. Ghufron, operator tur Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, misalnya, mengaku kembali membantu wisatawan pada long weekend akhir Oktober […]

Read More
November 21, 2020
Bagaimana agar tetap aman saat bepergian selama pandemi

Dengan tujuan wisata yang mulai dibuka kembali setelah ditutup sementara karena pandemi COVID-19, dorongan untuk menghilangkan demam kabin dan mengunjungi mal atau tujuan wisata terdekat bisa sangat besar. “Akhir pekan panjang telah berakhir, tetapi mungkin orang masih ingin keluar selama akhir pekan,” kata Kepala Satgas Data dan Teknologi Informasi COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi […]

Read More
November 21, 2020
Candi Prambanan akan menambah kuota wisatawan untuk liburan akhir tahun

Candi Prambanan di Yogyakarta berencana menambah kuota wisatanya untuk liburan Natal dan Tahun Baru mendatang. Presiden Direktur Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono mengatakan pada Selasa bahwa kuota akan dinaikkan menjadi 7.000 wisatawan per hari, atau sekitar 60 persen dari kapasitas normal Candi Prambanan, pada fase keempat dari adaptasi normal […]

Read More
© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

Share This
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram