fbpx
hello world!

Lima tips menumpang Gratis dari Kendaraan yang Lewat

Published: 
Agustus 13, 2019

Hitchhiking, yang didefinisikan sebagai "perjalanan dengan mendapatkan tumpangan gratis dalam kendaraan yang lewat", sangat populer di kalangan pelancong yang lebih memilih untuk mempertahankan anggaran mereka tetap rendah ketika menjelajahi tujuan.

Baik seorang backpacker individu atau sekelompok pelancong, pejalan kaki dapat ditemukan berdiri di sisi jalan sambil menunjuk satu jempol ke atas.

Kegiatan semacam itu dianggap legal di Amerika Serikat dan Eropa, dan perlahan-lahan menjadi populer di negara-negara lain juga, termasuk Indonesia, sejak tahun 2000-an, mendorong komunitas perjalanan bergaya tumpangan untuk muncul di beberapa kota, seperti Jakarta.

Menumpang dapat dilakukan saat Anda bepergian ke seluruh Indonesia. (Shutterstock / File)

Ejie Belula, salah satu anggota komite komunitas Hitchhiker Indonesia, mengatakan kepada tempo.co bahwa ia dan anggota komunitas telah melakukan perjalanan dengan menumpang ke pulau-pulau jauh di kepulauan tersebut, seperti Papua.

"Kami tidak menghabiskan anggaran kami untuk transportasi," kata Ejie baru-baru ini di Jakarta.

Mereka yang tertarik bepergian dengan cara ini harus mempertimbangkan tip-tip di bawah ini terlebih dahulu karena ada risiko nyata yang terlibat:

  1. Jangan pergi sendiri

Ejie menyarankan para pelancong untuk menghindari menumpang sendirian untuk melindungi diri mereka sendiri. Pilihlah untuk bepergian dalam grup yang terdiri dari sedikitnya tiga atau empat orang.

  1. Bersikap fleksibel

Karena Anda tidak dapat memperkirakan kapan seseorang akan memutuskan untuk memberi Anda tumpangan, fleksibellah dengan jadwal perjalanan Anda.

"Jika tujuan Anda berikutnya adalah sekitar empat jam perjalanan, menumpang akan memakan waktu setidaknya enam jam, termasuk waktu tunggu," kata Ejie, menyarankan bahwa Anda harus menambahkan setidaknya dua jam ke rencana perjalanan Anda.

  1. Pilih tempat yang strategis

Tempat paling aman untuk menumpang adalah di suatu tempat di dekat tempat yang ramai dan strategis. Ejie menyarankan gerbang tol, perempatan pasar dan pompa bensin.

  1. Berdiri di sisi yang aman

Selalu mengutamakan keselamatan saat menumpang, karena di jangan berdiri terlalu dekat dengan jalan.

"Pastikan untuk selalu berdiri di sisi jalan yang aman," kata Ejie.

  1. Bersikap komunikatif

Sebagai tumpangan, belajar membuat kesan yang baik pada mereka yang menawarkan tumpangan dengan bersikap ramah dan memiliki sikap yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related posts

November 21, 2020
Paket tur pribadi meningkat di tengah pandemi

Delapan bulan setelah pandemi COVID-19, pariwisata di Indonesia secara bertahap meningkat ketika orang mulai merasa bosan di rumah. Mengunjungi tujuan domestik dalam kelompok kecil tampaknya menjadi jenis perjalanan yang paling populer saat virus masih menyebar. Ghufron, operator tur Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, misalnya, mengaku kembali membantu wisatawan pada long weekend akhir Oktober […]

Read More
November 21, 2020
Bagaimana agar tetap aman saat bepergian selama pandemi

Dengan tujuan wisata yang mulai dibuka kembali setelah ditutup sementara karena pandemi COVID-19, dorongan untuk menghilangkan demam kabin dan mengunjungi mal atau tujuan wisata terdekat bisa sangat besar. “Akhir pekan panjang telah berakhir, tetapi mungkin orang masih ingin keluar selama akhir pekan,” kata Kepala Satgas Data dan Teknologi Informasi COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi […]

Read More
November 21, 2020
Candi Prambanan akan menambah kuota wisatawan untuk liburan akhir tahun

Candi Prambanan di Yogyakarta berencana menambah kuota wisatanya untuk liburan Natal dan Tahun Baru mendatang. Presiden Direktur Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono mengatakan pada Selasa bahwa kuota akan dinaikkan menjadi 7.000 wisatawan per hari, atau sekitar 60 persen dari kapasitas normal Candi Prambanan, pada fase keempat dari adaptasi normal […]

Read More
© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

Share This
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram