fbpx
hello world!

Bendera nasional raksasa dikibarkan di lembah Sumilir

Published: 
Agustus 14, 2019

Anggota Tentara Indonesia (TNI), polisi dan satuan keamanan sipil di bawah sayap pemuda Ansor Nahdlatul Ulama, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), membawa bendera nasional berukuran 30 x 40 meter di Lembah Sumilir di Karanganyar, Jawa Tengah, pada 1 Agustus. JP / Maksum Nur Fauzan

Seorang anggota Banser diliputi dengan emosi saat membawa bendera raksasa. JP / Maksum Nur Fauzan

Tim Pengangkat Bendera Nasional membawa bendera nasional. JP / Maksum Nur Fauzan

Anggota Banser membawa bendera raksasa ke lembah Sumilir di Karanganyar, Jawa Tengah, pada 1 Agustus. JP / Maksum Nur Fauzan

Siswa berpartisipasi dalam pengibaran bendera nasional raksasa. JP / Maksum Nur Fauzan

Warga menyaksikan acara dengan antusias. JP / Maksum Nur Fauzan

Seorang warga terlihat di becak dengan kain merah dan putih melilit kepalanya. JP / Maksum Nur Fauzan

Siswa SMP 1 negeri di Ngargoyoso membawa bendera di Lembah Sumilir. JP / Maksum Nur Fauzan

Siswa SMP 1 negeri dari Ngargoyoso menampilkan tarian berjudul "Menghargai Negara". JP / Maksum Nur Fauzan

Bendera raksasa itu dikibarkan di lembah Sumilir. JP / Maksum Nur Fauzan

Maksum Nur Fauzan

Lembah Sumilir di Karanganyar, Jawa Tengah, menyaksikan pameran besar nasionalisme pada 1 Agustus.

Para siswa, anggota sayap pemuda Nahdlatul Ulama (NU) Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Militer Indonesia (TNI), polisi dan pejabat pemerintahan Karanganyar berkumpul di lembah untuk merayakan Hari Kemerdekaan dengan mengibarkan bendera nasional raksasa. Lima puluh anggota Banser terlihat membawa bendera 30 meter x 40 m dari Terminal Kemuning ke puncak lembah.

Selama bulan Agustus, bendera akan melambai tinggi di atas lembah untuk mengekspresikan cinta penduduk kepada Indonesia. “Bendera merah putih harus menyatukan semua elemen masyarakat. Tidak akan ada ruang untuk pemisahan, ”kata Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Dadang, seorang warga, mengatakan ia berharap acara ini akan mendorong masyarakat untuk menjaga persatuan negara.

Di akhir acara, tarian berjudul “Treasuring the Country” dipentaskan oleh siswa dari SMP 1 negeri dari Ngargoyoso.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related posts

November 21, 2020
Paket tur pribadi meningkat di tengah pandemi

Delapan bulan setelah pandemi COVID-19, pariwisata di Indonesia secara bertahap meningkat ketika orang mulai merasa bosan di rumah. Mengunjungi tujuan domestik dalam kelompok kecil tampaknya menjadi jenis perjalanan yang paling populer saat virus masih menyebar. Ghufron, operator tur Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, misalnya, mengaku kembali membantu wisatawan pada long weekend akhir Oktober […]

Read More
November 21, 2020
Bagaimana agar tetap aman saat bepergian selama pandemi

Dengan tujuan wisata yang mulai dibuka kembali setelah ditutup sementara karena pandemi COVID-19, dorongan untuk menghilangkan demam kabin dan mengunjungi mal atau tujuan wisata terdekat bisa sangat besar. “Akhir pekan panjang telah berakhir, tetapi mungkin orang masih ingin keluar selama akhir pekan,” kata Kepala Satgas Data dan Teknologi Informasi COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi […]

Read More
November 21, 2020
Candi Prambanan akan menambah kuota wisatawan untuk liburan akhir tahun

Candi Prambanan di Yogyakarta berencana menambah kuota wisatanya untuk liburan Natal dan Tahun Baru mendatang. Presiden Direktur Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono mengatakan pada Selasa bahwa kuota akan dinaikkan menjadi 7.000 wisatawan per hari, atau sekitar 60 persen dari kapasitas normal Candi Prambanan, pada fase keempat dari adaptasi normal […]

Read More
© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

Share This
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram