fbpx
hello world!

Kondisi Hujan atau cerah, orang Indonesia di India merayakan kemerdekaan dengan semangat tinggi

Published: 
Agustus 17, 2019

Hujan ringan dan angin sepoi-sepoi menjadi pemandangan penting ketika ratusan orang Indonesia dari seluruh India berkumpul untuk mengambil bagian dalam perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-74 di kompleks Kedutaan Indonesia di New Delhi pada Sabtu pagi.

Duta Besar Indonesia untuk India Sidharto Reza Suryodipuro (kanan) memberi hormat kepada bendera nasional selama upacara untuk memperingati 74 tahun kemerdekaan Indonesia, di New Delhi, India pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019. (JP / Tama Salim)

Sidharto Reza Suryodipuro, Duta Besar Indonesia untuk India dan tuan rumah prosesi hari itu, memimpin upacara pengibaran bendera di depan ratusan orang dari diaspora Indonesia, termasuk staf kedutaan, pelajar dan tamu serta teman-teman Indonesia.

Upacara dimulai pada pukul 9 pagi waktu setempat dengan latar belakang hujan ringan - di beberapa bagian India dianggap sebagai simbol pembaruan - ketika masyarakat Indonesia perlahan-lahan berkumpul di halaman upacara yang dibalut batik berwarna cerah.

Upacara tersebut menampilkan Paskibra (regu pengibaran bendera nasional) yang terdiri dari sekelompok pemuda Indonesia yang terpilih sebagai peserta pertama kali dan dilantik oleh utusan sebelum dimulainya prosesi.

Peserta salut dengan bendera nasional (tidak terlihat) selama upacara untuk memperingati 74 tahun kemerdekaan Indonesia, di New Delhi, India pada hari Sabtu. (JP / Tama Salim)

Dalam sebuah wawancara dengan media yang berkunjung di tepi acara, utusan tersebut memuji para pengawal bendera muda, yang sekarang membawa obor dalam menegakkan nilai-nilai leluhur mereka.

"Mereka berdiri di atas bahu pendahulu mereka, yang pada gilirannya berdiri di atas bahu bapak pendiri kita," kata Sidharto.

Tahun ini, Indonesia merayakan tahun kemerdekaannya yang ke-74 dan peringatan ke-70 hubungan bilateral dengan India. Sebuah resepsi hari nasional di New Delhi dijadwalkan untuk bulan November, agar tidak berbenturan dengan perayaan Hari Nasional India yang berlangsung hanya beberapa hari sebelum hari Kamis.

Setelah upacara bendera, para pejabat Kedutaan secara bergiliran membacakan Proklamasi Kemerdekaan dan beberapa paragraf pertama pembukaan UUD 1945, diikuti dengan doa.

Presiden Sukarno (kiri) berpose dalam foto bertanggal 1950 dengan Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru, bagian dari koleksi pribadi Kedutaan Besar Indonesia di New Delhi. (Atas perkenan / KBRI New Delhi)

Upacara ditutup dengan Duta Besar memberikan penghargaan kepada 10 staf kedutaan yang dianggap layak dibedakan, termasuk tujuh staf India lokal yang telah bekerja dengan kedutaan selama beberapa tahun.

"Terima kasih atas layanan Anda," kata Sidharto.

Hujan tampaknya tidak menyurutkan semangat ratusan peserta, karena perayaan berlanjut dengan "pesta rakyat" yang menampilkan hidangan Indonesia dan permainan hari kemerdekaan.

Puluhan anak muda Indonesia bersaing satu sama lain untuk mengambil foto selfie dengan sensasi YouTube Indonesia Kevin Hendrawan, yang juga hadir.

Lebih dari beberapa pengunjung datang dari luar kota untuk mengambil bagian dalam perayaan.

Salah satu peserta Paskibra, Ahmad Syarifudin, adalah mahasiswa tahun kedua di Universitas Muslim Aligarh di Uttar Pradesh, hampir 150 kilometer tenggara ibukota India. Dia adalah salah satu dari 60 mahasiswa Indonesia yang tinggal di sana.

Anda dapat merasakan rasa keramahtamahan di sini, ”katanya tentang perayaan Hari Kemerdekaan.

Pengunjung lain, Widdiyawan Dwi Putranto, terbang dari Ahmedabad di Gujarat, hampir 1.000 km jauhnya, untuk bergabung dengan pesta sebelum berangkat ke Oman. Dia adalah seorang pilot dengan SpiceJet, sebuah pesawat anggaran yang berbasis di Gurgaon.

“Ini adalah kedua kalinya saya [berpartisipasi dalam perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia]. Saya jarang datang kecuali ada kesempatan besar - saya di sini untuk makan, ”kata Widdiyawan bercanda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related posts

November 21, 2020
Paket tur pribadi meningkat di tengah pandemi

Delapan bulan setelah pandemi COVID-19, pariwisata di Indonesia secara bertahap meningkat ketika orang mulai merasa bosan di rumah. Mengunjungi tujuan domestik dalam kelompok kecil tampaknya menjadi jenis perjalanan yang paling populer saat virus masih menyebar. Ghufron, operator tur Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, misalnya, mengaku kembali membantu wisatawan pada long weekend akhir Oktober […]

Read More
November 21, 2020
Bagaimana agar tetap aman saat bepergian selama pandemi

Dengan tujuan wisata yang mulai dibuka kembali setelah ditutup sementara karena pandemi COVID-19, dorongan untuk menghilangkan demam kabin dan mengunjungi mal atau tujuan wisata terdekat bisa sangat besar. “Akhir pekan panjang telah berakhir, tetapi mungkin orang masih ingin keluar selama akhir pekan,” kata Kepala Satgas Data dan Teknologi Informasi COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi […]

Read More
November 21, 2020
Candi Prambanan akan menambah kuota wisatawan untuk liburan akhir tahun

Candi Prambanan di Yogyakarta berencana menambah kuota wisatanya untuk liburan Natal dan Tahun Baru mendatang. Presiden Direktur Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono mengatakan pada Selasa bahwa kuota akan dinaikkan menjadi 7.000 wisatawan per hari, atau sekitar 60 persen dari kapasitas normal Candi Prambanan, pada fase keempat dari adaptasi normal […]

Read More
© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

Share This
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram