fbpx
hello world!

Daftar Gunung yang Mempunyai Medan Paling Ekstrem di Dunia

Published: 
Juni 16, 2020

Petualangan pendakian ke puncak gunung selalu jadi hal yang menyenangkan. Nggak cuma perasaan bahagia yang dirasakan ketika berhasil sampai di puncak, tapi dalam proses perjalanannya juga meninggalkan jejak manis yang nggak akan terlupakan. Makanya nggak heran kalo hiking itu ngangenin banget.

Deretan Gunung yang Punya Medan Paling Ekstrem di Dunia
Memutuskan untuk menaklukkan gunung yang dituju bukan tanpa risiko lho. Jaminan aman di alam lepas nggak bisa diterka-terka. Medan yang terjal, termasuk suhu udara yang dingin di ketinggian kadang jadi hambatan para pendaki.

Paling fatal, perjalanan naik ke puncak gunung memakan korban. Itu sebabnya, salah satu kegiatan ekstrem ini bukan hal yang mudah. Pertama, fisik harus kuat. Kedua persiapan mental juga nggak bisa kendur di tengah jalan. Terakhir ego. Kalau harus setop, nggak perlu dipaksakan buat mendaki ke puncak. Nyawa taruhannya.

Sudah banyak lho gunung-gunung di dunia yang dicap sebagai gunung 'horor' karena medannya yang sulit. Bahkan nih ya, banyak di gunung-gunung ini para pendaki yang pulang hanya tinggal nama.

Gunung Kangchenjunga, Perbatasan Nepal-India

Gunung Kangchenjunga berdiri di bagian Kangchenjunga Himal di kompleks pegunungan Himalaya. Gunung ini disebut-sebut sebagai gunung tertinggi ketiga di dunia yang terletak di perbatasan Nepal dan India. Tingginya 8.586 meter di atas permukaan laut.

Gunung ini terkenal karena sering terjadinya longsor salju dan cuaca dingin yang ekstrem. Nggak heran kalau gunung ini masuk daftar deretan salah satu gunung paling berbahaya di dunia.

Pada Mei tahun 2019 lalu ditemukan dua pendaki asal India meninggal di dekat puncak Gunung Kangchenjunga. Dua pendaki itu dilaporkan meninggal di ketinggian 8.000 meter.

Gunung Matterhorn, Perbatasan Swiss-Italia

Dari tahun 1865 sampai 1995 ratusan pendaki gunung tewas di sana. Gunung Matterhorn, gunung di Pennine Alps dan The Matterhorn didaulat sebagai gunung yang paling mematikan di antara pegunungan Alps.

Pegunungan ini sangat rentan terhadap kondisi cuaca. Meski demikian, Matterhorn tetap menjadi gunung favorit para pendaki. Semakin banyak orang yang mendaki Gunung Matterhorn, pelan-pelan tebing Gunung Matterhorn mulai rapuh dan banyak bebatuan jatuh. Oleh karena itu, bahaya paling besar di gunung Matterhorn lebih karena popularitasnya.

Gunung Washington, New Hampshire

Image source: nhpr.org

Gunung yang dijuluki 'Home of the World's Worst Weather' ini me­miliki suhu terendah mencapai -46 derajat Celcius. Padahal, tingginya tak sampai 2.000 mdpl, tapi suhunya bisa mencapai bisa bikin manusia tak berkutik. Cuaca ekstrem di Gunung Washington dikarenakan lokasi geografis.

Mount Washington merupakan puncak tertinggi di timur laut AS, lokasinya ada di kawasan White Mountain National Forest, Kota Sargent's Puchase, New Hampshire.

Gunung ini populer sebagai tempat hiking dengan jalur Appalachian. Meski bahaya, tapi masih banyak lho turis yang penasaran dan liburan ke sana. Karena anginnya yang kencang, beberapa wisatawan justru menjajal olahraga terbang layang.

Gunung Nanga Parbat, Kashmir

Dua orang pendaki asal Inggri dan Italia dilaporkan hilang di Gunung. Dua minggu setelahnya, keduanya ditemukan tak bernyawa. Dua turis itu meninggal saat hendak mendaki Gunung Nanga Parbat.

Gunung ini dinilai berbahaya karena jalur pendakiannya memiliki tekstur batu dan bersalju. Gunung yang punya tinggi 8.125 meter itu bagian dari rangkaian pegunungan Himalaya dan dikenal sebagai puncak tertinggi kesembilan di dunia.

source: https://phinemo.com/7-gunung-paling-berbahaya-bagi-pendaki-ribuan-nyawa-telah-melayang/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related posts

November 21, 2020
Paket tur pribadi meningkat di tengah pandemi

Delapan bulan setelah pandemi COVID-19, pariwisata di Indonesia secara bertahap meningkat ketika orang mulai merasa bosan di rumah. Mengunjungi tujuan domestik dalam kelompok kecil tampaknya menjadi jenis perjalanan yang paling populer saat virus masih menyebar. Ghufron, operator tur Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, misalnya, mengaku kembali membantu wisatawan pada long weekend akhir Oktober […]

Read More
November 21, 2020
Bagaimana agar tetap aman saat bepergian selama pandemi

Dengan tujuan wisata yang mulai dibuka kembali setelah ditutup sementara karena pandemi COVID-19, dorongan untuk menghilangkan demam kabin dan mengunjungi mal atau tujuan wisata terdekat bisa sangat besar. “Akhir pekan panjang telah berakhir, tetapi mungkin orang masih ingin keluar selama akhir pekan,” kata Kepala Satgas Data dan Teknologi Informasi COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi […]

Read More
November 21, 2020
Candi Prambanan akan menambah kuota wisatawan untuk liburan akhir tahun

Candi Prambanan di Yogyakarta berencana menambah kuota wisatanya untuk liburan Natal dan Tahun Baru mendatang. Presiden Direktur Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono mengatakan pada Selasa bahwa kuota akan dinaikkan menjadi 7.000 wisatawan per hari, atau sekitar 60 persen dari kapasitas normal Candi Prambanan, pada fase keempat dari adaptasi normal […]

Read More
© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

Share This
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram