fbpx

Tidak terasa ya tinggal menghitung hari menuju tahun 2020. Apa kabar resolusi tahun ini sob ? Jangan bilang resolusi tahun 2020 adalah resolusi tahun 2019 yang direvisi atau direpost lagi ?

Btw, Maap sekadar mengingatkan nih untuk kawan-kawan yg belum tahu ?? bahwasanya barang-barang yang identik dengan momen pergantian tahun seperti kembang api, terompet dan jenis-jenis petasan lainnya kurang tepat untuk dibawa dan dipergunakan saat berada di gunung. Apalagi jika tujuannya hanya untuk bersenang-senang.

Karena eh karena.. baik efek suara, percikan kembang api atau petasan bisa mengganggu keberadaan tuan rumah gunung seperti satwa liar, tumbuhan dan makhluk hidup lainnya. Dengan kedatangan kita pun pada dasarnya telah mengusik keberadaan mereka kan ? maka alangkah bijaknya jika kita tidak mengusik lebih dalam lagi.

Oh ya, untuk suara yang dihasilkan
benda tersebut juga bisa membuat satwa liar terkaget-kaget, stress bahkan bisa berujung kematian. Terlebih misal sekarang kita berada di musim kemarau atau berada di vegetasi pepohonan kering, barang-barang tersebut dapat memicu terjadinya kebakaran hutan.

Beberapa basecamp gunung juga dengan tegas melarang barang-barang tersebut di gunung. Biasanya pada musim pendakian akhir tahun, pihak basecamp akan mensweeping barang bawaan pendaki sebelum memulai pendakian. Ada sanksi berupa penyitaan atau dilarang melakukan pendakian jika kedapatan membawa barang-barang tersebut.

Ya walaupun belum semua pengelola gunung menerapkan aturan tersebut, kesadaran kita sebagai tamu hendaknya menghargai keberadaan tuan rumah. Karena ‘alam’ diciptakan bukan hanya untuk penggemar dangdut.. #eh bukan hanya untuk manusia mangsudnya~

Yauda selamat menikmati liburan akhir tahun guys~ Yang mau nanjak hati-hati menjaga hati~ karena ada yang terkasih selalu sedia menanti~ keep safety, jaga kebersihan dan jangan lupa pulang kerumah dengan selamat.

Sisa-sisa fosil penguin besar yang hampir seukuran manusia dewasa telah ditemukan di Pulau Selatan Selandia Baru, para ilmuwan mengumumkan Rabu.

Burung laut raksasa yang berkeliaran berdiri setinggi 1,6 meter dan beratnya 80 kilogram, sekitar empat kali lebih berat dan lebih tinggi 40 cm dari penguin Kaisar modern, kata para peneliti.

Dinamai "crossvallia waiparensis", ia memburu pantai Selandia Baru di era Paleocene, 66-56 juta tahun yang lalu.

Seorang pemburu fosil amatir menemukan tulang kaki milik burung tahun lalu dan itu dikonfirmasi sebagai spesies baru dalam penelitian yang diterbitkan minggu ini di "Alcheringa: An Australasian Journal of Palaeontology".

Pulau Selatan di Selandia Baru. (Shutterstock / Dmitry Pichugin)

Peneliti Museum Canterbury Vanesa De Pietri mengatakan itu adalah penguin raksasa kedua dari zaman Paleosen yang ditemukan di daerah tersebut.

"Ini semakin memperkuat teori kami bahwa penguin mencapai ukuran besar di awal evolusi mereka," katanya.

Para ilmuwan sebelumnya berspekulasi bahwa mega-penguin akhirnya mati karena munculnya predator laut besar lainnya seperti anjing laut dan paus bergigi.

Selandia Baru terkenal dengan burung raksasa yang punah, termasuk moa yang tidak bisa terbang, yang tingginya mencapai 3,6 meter, dan elang Haast, yang memiliki lebar sayap tiga meter.

Baru minggu lalu, Museum Canterbury mengumumkan penemuan seekor nuri yang luar biasa tingginya satu meter dan hidup sekitar 19 juta tahun yang lalu.

Festival Budaya Lembah Baliem 2019 (FBLB) memamerkan berbagai atraksi seni dan budaya selama angsurannya yang ke-30 di kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, pada 7-10 Agustus.

Rumah-rumah tradisional di Lembah Baliem, Wamena, Papua. (Shutterstock / -)

Di antara daftar programnya adalah pertunjukan perang teatrikal, tarian tradisional, lukisan tubuh, pertunjukan musik yang menampilkan seniman lokal Pikon dan Witawo dan pertunjukan memasak tradisional menggunakan teknik bakar batu.

Sebelum hari pembukaan, pemerintah kabupaten mengadakan resepsi makan malam pada 6 Agustus di Gedung Aithousa Bethelem di Wamena yang menyoroti masakan khas daerah tersebut serta tarian lokal dan peragaan busana Noken.

Menurut sebuah pernyataan, festival tertua di Papua juga akan melakukan upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-74.

Sebagai danau vulkanik terbesar di dunia, Danau Toba di Sumatera Utara memiliki apa yang diperlukan untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata kelas dunia, terutama di bawah Presiden Joko “Jokowi” Widodo 10 inisiatif Balis baru, yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi di tengah stagnasi pengeluaran konsumen dan prospek investasi yang melambat.

Namun, kurangnya infrastruktur dasar wisata telah menjadi hambatan utama dalam memenuhi keinginan Presiden, dengan masalah polusi air dan beberapa kecelakaan kapal baru-baru ini yang membuat reputasi danau menjadi buruk. Kapal penumpang Sinar Bangun tenggelam di danau tahun lalu, menyebabkan ratusan hilang. Hanya enam hari kemudian, KM Ramos Risma Marisi mengalami kecelakaan yang menewaskan salah satu anggota krunya.

Bagi pengunjung danau raksasa, aksesibilitas juga merupakan masalah utama. Dibutuhkan tujuh jam, 250 kilometer perjalanan untuk mencapai 1.130 km persegi danau dari bandara utama provinsi, Bandara Internasional Kualanamu di Medan.

Karena itu, pemerintah membuka Bandara Internasional Silangit di Tapanuli Utara pada November 2017 untuk membawa wisatawan lebih dekat ke Danau Toba. Itu juga membuka bandara yang lebih kecil, Sibisa, di Kabupaten Toba Samosir.

Terlepas dari semua ini, pemerintah percaya masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan menyiapkan dana sebesar Rp2,4 triliun (US $ 168,4 juta) pada tahun 2020, hampir tiga kali lipat dari anggaran tahun ini, untuk membangun beberapa proyek infrastruktur di danau dan sekitarnya.

Proyek-proyek tersebut meliputi Samosir Ring Road, Jembatan Tano Ponggol yang menghubungkan Samosir ke daratan Sumatra, pengembangan jalan tol, pengembangan reservoir air, proyek sanitasi dan perbaikan ke lokasi wisata.

Kementerian juga sedang berupaya menyelesaikan jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sepanjang 143,5 km untuk meningkatkan transportasi antara Medan dan Danau Toba.

Di Samosir, sebuah pulau seluas 630 km persegi yang terletak di tengah danau, beberapa fasilitas sedang dikembangkan dan rumah-rumah tradisional di desa-desa sedang direvitalisasi.

“Di desa-desa, selain dari sentra anyam, ada cukup banyak rumah tradisional untuk menjadikan [daerah] kompleks desa warisan budaya tradisional. Kami akan mencoba merevitalisasi 40 rumah di sana, ”kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Basuki Hadimuljono, menambahkan bahwa pembangunan sanitasi juga akan dilakukan di desa-desa tradisional.

Menteri Koordinator Kelautan Luhut Pandjaitan mengatakan semua infrastruktur dasar dan pendukung akan selesai pada tahun 2020.

Danau Toba dikelilingi oleh alam, termasuk hutan pinus dan area hiking Geosite Sipinsur di Humbang Hasundutan dan Sigulati Geopark di Pulau Samosir.

Tujuan wisata yang berfokus pada budaya juga tersebar di dan sekitar daerah: Kampung Huta Siallagan adalah desa tradisional Batak dan Kampung Ulos di Samosir terkenal sebagai pusat produksi ulos (kain tenun tradisional Sumatera Utara).

Ada 28 lokasi wisata yang terdaftar pemerintah di daerah itu, kata Jokowi selama kunjungannya ke Danau Toba akhir bulan lalu.

“Membuat produk lebih baik tidak hanya tentang mengembangkan tujuan wisata, tetapi juga memastikan bahwa semuanya terintegrasi; produk, paket, merek. Itu akan membedakan Toba dengan tujuan lain, seperti Mandalika atau Bali, ”kata Jokowi.

"Sampai sekarang, produk tidak memiliki paket, tidak ada cerita tertulis."

Secara terpisah, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan upacara peletakan batu pertama untuk pengembangan hotel di 387 hektar lahan di bawah Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba akan dimulai tahun ini.

Kelestarian lingkungan juga menjadi masalah di Danau Toba.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan ia telah meminta Jokowi untuk mencabut izin usaha operator keramba jaring ikan terapung PT Aquafarm Nusantara dan PT Suritani Pemuka karena diduga mencemari danau.

"Saya juga telah mengirim surat kepada menteri [lingkungan dan kehutanan] untuk menghentikan operasi perusahaan karena kami tidak berwenang untuk melakukannya," katanya, mencatat bahwa sulit untuk menghukum perusahaan, karena lisensi mereka dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

Menurut data provinsi, PT Aquafarm Nusantara memiliki 322 keramba ikan di Danau Toba sementara PT Suritani Pemuka memiliki 184.

Jokowi, selama kunjungannya, mengancam akan mencabut izin usaha perusahaan yang mencemari danau.

"Memang benar bahwa perusahaan yang merusak lingkungan Danau Toba terpaksa ditutup karena mereka membawa dampak negatif bagi pariwisata," kata Edy.

Indonesia adalah negara yang terdiri dari ribuan pulau, beragam suku dan tradisi yang tak terhitung jumlahnya. Kekayaan budaya nusantara masih dijunjung tinggi di banyak desa di negara ini.

Seorang anak laki-laki berpose untuk kamera di depan rumah-rumah tradisional di Wae Rebo, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Berikut adalah beberapa desa di seluruh negeri yang memegang teguh nilai-nilai tradisionalnya, seperti yang disusun oleh kompas.com:

Penglipuran

Terletak di Bangli, Penglipuran adalah salah satu desa tertua di Pulau Bali yang masih berdiri sampai sekarang.

Desa Bali Aga dan komunitas Bali Majapahit yang terletak 625 meter di atas permukaan laut berasal dari abad ke-18.

Keunikan Penglipuran adalah keseragaman pintu masuk rumah. Aspek lain yang menarik adalah keberadaan lorong-lorong dari satu rumah ke rumah lainnya yang mewakili keterkaitan dan keharmonisan dalam kehidupan masyarakatnya.

Sade Lombok

Ketika tiba di desa ini di kabupaten Puju, Lombok Tengah, pengunjung akan melihat rumah-rumah penduduk asli Lombok dari suku Sasak. Rumah-rumah ini terbuat dari kayu dan memiliki atap jerami.

Aspek yang menarik dari desa ini adalah bahwa sesekali, lantainya ditutupi dengan kotoran kerbau. Tradisi budaya desa adalah penculikan pasangan yang baru menikah.

Wae Rebo

Aspek unik dari desa wisata yang dikelola dengan baik ini adalah bahwa ada tujuh rumah yang sangat terkenal dalam bentuk kerucut.

Saat berkunjung ke sini, pengunjung hanya akan dapat bermalam di salah satu dari tujuh rumah berbentuk kerucut, yang telah berdiri selama 19 generasi dan dikenal sebagai Mbaru Niang. Rumah-rumah tradisional ini terbuat dari kayu, dengan atap jerami yang digerakkan ke atas.

Gaya arsitektur rumah-rumah ini dianggap sangat tradisional dan unik.

Baduy

Desa Baduy asli, juga dikenal sebagai desa Kanekes, terletak di distrik Leuwidamar kabupaten Lebak, Banten.

Desa ini dikenal karena mempertahankan tradisi kuno. Secara teknis ada 65 dusun di Kanekes, yang dibagi menjadi Baduy dalam dan Baduy luar. Yang terakhir terdiri dari tiga dusun bernama Cikartawana, Cibeo dan Cikeusik.

Ketika mengunjungi Baduy, wisatawan dapat menikmati keindahan alam dan tradisi lokal. Di Baduy dalam, ada sejumlah peraturan yang ditegakkan dengan ketat, seperti larangan mengambil foto dan video, dan selama bulan Kawalu, desa ditutup selama tiga bulan. Ini berarti wisatawan tidak diperbolehkan berkunjung dari Februari hingga April.

Baduy dalam melarang wisatawan asing masuk.

Trunyan

Trunyan adalah sebuah desa yang terletak di tepi Danau Batur kabupaten Kintamani di Bali.

Ada banyak praktik pemakaman yang berbeda di Indonesia. Misalnya, di Bali, banyak orang membakar orang yang sudah meninggal. Namun, di Trunyan, praktiknya sedikit lebih unik.

Di desa ini, almarhum tidak dibakar, dan mereka tidak dimakamkan juga. Sebaliknya, selama beberapa generasi, almarhum telah diletakkan di tanah dan dibiarkan membusuk di permukaan cekungan dangkal.

Dalam praktik ini, yang disebut sema wayah, mayat-mayat itu berbaris berdampingan dengan mayat-mayat lainnya, lengkap dengan kain pembungkus sebagai perlindungan, tetapi wajah itu terungkap melalui bingkai bambu yang disebut ancak saji. The ancak saji dijalin dari bambu menjadi segitiga sama kaki yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari binatang liar.

Pitu

Desa ini terletak di Gunungkidul, Yogyakarta, dan merupakan rumah bagi hanya tujuh keluarga.

Alasan mengapa hanya ada tujuh keluarga adalah karena legenda mengatakan bahwa setiap keluarga tambahan akan memicu bencana atau kejadian lain yang akan mengembalikan jumlah rumah tangga menjadi tujuh.

Inilah sebabnya mengapa desa akan selalu berusaha mempertahankan hanya tujuh rumah tangga di masyarakat.

Bahagia itu sederhana

itulah yang tergambar dari anak anak ini saat berada di Basecamp Pendakian Gunung Cikuray, dimana mereka secara rutin melakukan kegiatan olahraga lari dari SDN Dangiang 2 hingga basecamp. Sembari sambil istirahat dengan Ceria mereka menirukan bagaimana gaya gaya pendaki saat berfoto atau selfie di Jalur Pendakian Gunung Cikuray.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah melihat peningkatan popularitas glamping, portmanteau yang glamor dan berkemah.

Beberapa resor, tempat wisata dan tempat perkemahan menawarkan fasilitas luar biasa lengkap untuk malam di luar ruangan, seperti dilansir kompas.com.

Glamping di Lakeside Rancabali di Ciwidey, Bandung. (KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia)

Berikut adalah lima situs glamping yang berlokasi di Jawa Barat. Harap dicatat bahwa harga untuk fasilitas ini sangat berfluktuasi sepanjang tahun, jadi teleponlah terlebih dahulu untuk pertanyaan.

  1. Sisi Danau Rancabali Ciwidey

Di Sisi Danau Rancabali, Ciwidey, Bandung Selatan, wisatawan dapat mengalami bermalam di antara lautan pohon teh bersama dengan pemandangan yang menghadap ke Danau Situ Patenggang.

Di sana, pengunjung dapat memilih antara lokasi glamping yang berbeda seperti Tenda Lakeside, Tenda Keluarga, atau tenda Dome Camping Ground Family Adventure. Setiap lokasi menawarkan pengalaman berbeda untuk menyesuaikan masa tinggal Anda sesuai dengan selera Anda.

Selain berkemah, pengunjung dapat menikmati kegiatan lain termasuk naik perahu di Situ Patenggang, menikmati pemandian air panas di Kawah Rengganis, atau bersantap di Phinisi Resto, yang berbentuk seperti perahu.

Tenda Keluarga dapat menampung antara delapan dan 10 orang dan biaya Rp 2.760.000 (US $ 193,28) per tenda pada hari kerja. Pada akhir pekan ada kenaikan harga 15 persen dan pada akhir pekan selama musim ramai ada kenaikan harga 20 persen.

Tenda Petualangan Keluarga Dome Ground Camping dapat menampung dari empat hingga lima orang, dan biaya Rp 1.200.000 per tenda.

  1. Glamping Tanakita Situ Gunung, Sukabumi

Glamping Tanakita terletak di dekat Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Pengunjung dapat menuju ke arah umum Situ Gunung, Sukabumi di Jawa Barat untuk menemukan lokasi ini.

Di Tanakita, pengunjung dapat mengalami glamping dengan fasilitas lengkap sambil menikmati pemandangan Sukabumi dan Bogor dari lokasi perkemahan.

Selain berkemah, pengunjung dapat menikmati kegiatan lain seperti trekking, tali tinggi, berjalan ke air terjun, menjelajahi desa terdekat dan banyak lagi.

Untuk menikmati glamping di Tanakita, pengunjung dikenai biaya Rp 550.000 per malam, yang mencakup tiga kali makan setiap hari selama masa tinggal Anda, trekking dengan panduan ke air terjun dan akses ke rubah terbang.

  1. Glamping Gunung Geulis, Bogor

Lokasi glamping lain yang bisa Anda coba adalah Glamping Gunung Gerulis, Bogor, Jawa Barat, membuat lokasi ini relatif dekat dengan Jakarta.

Perkemahan Glamping Gunung Geulis (GGC) menawarkan pengunjung pilihan antara berkemah lebih dekat dengan alam atau di lokasi perkemahan, dengan pilihan antara tenda kubah, tenda semi-permanen dengan toilet bawaan, atau penginapan permanen.

Perkemahan Gunung Geulis terletak di antara Taman Nasional Gede-Pangrago dan Taman Nasional Halimun-Salak. Di sana, pengunjung dapat menikmati kegiatan lain seperti bersepeda, berenang, paintball, arung jeram dan banyak lainnya.

Untuk opsi Tenda Halimun dengan tenda kubah yang dapat menampung empat orang, pengunjung dikenai biaya Rp 285.000 per orang per malam. Harga ini sudah termasuk tiga kali sehari dan makanan ringan.

  1. Trizara Resort Indonesia, Lembang, Bandung

Di Trizara Resort, pengunjung dapat mengharapkan pengalaman mewah di bawah bintang-bintang. Trizara memiliki 47 tenda yang siap menampung pasangan atau keluarga.

Pengunjung dapat menikmati kegiatan seperti wahana off-road, paintball, flying fox, hiking, bersepeda ATV dan banyak lagi.

Untuk menginap di Trizara, harga mulai dari Rp 1,2 juta per kamar per malam untuk tenda Zana yang dapat menampung dua orang. Harga termasuk fasilitas seperti WiFi, yoga matahari terbit, pancuran, air panas, dan sarapan.

Jenis lain menawarkan berbagai harga, seperti tenda Netra yang harganya Rp 1,6 juta per kamar per malam, atau Nasika dan Svada Rp 1,8 juta per kamar per malam.

  1. Maribaya Glamping Tent, Lembang

Lokasi glamping ini, terletak di Jl. Bandung. Maribaya, dapat dipesan melalui agen perjalanan online.

Seperti sebuah hotel, Maribaya Glamping Tent menyediakan akomodasi bintang empat lengkap dengan air panas dan bahkan hot tub. Mereka menawarkan layanan untuk area barbeque, taman bermain anak-anak, dan restoran.

Harga per malam untuk satu tenda untuk dua orang adalah Rp 2.450.000. Tenda Maribaya Glamping juga menyediakan kamar untuk keluarga.

Hitchhiking, yang didefinisikan sebagai "perjalanan dengan mendapatkan tumpangan gratis dalam kendaraan yang lewat", sangat populer di kalangan pelancong yang lebih memilih untuk mempertahankan anggaran mereka tetap rendah ketika menjelajahi tujuan.

Baik seorang backpacker individu atau sekelompok pelancong, pejalan kaki dapat ditemukan berdiri di sisi jalan sambil menunjuk satu jempol ke atas.

Kegiatan semacam itu dianggap legal di Amerika Serikat dan Eropa, dan perlahan-lahan menjadi populer di negara-negara lain juga, termasuk Indonesia, sejak tahun 2000-an, mendorong komunitas perjalanan bergaya tumpangan untuk muncul di beberapa kota, seperti Jakarta.

Menumpang dapat dilakukan saat Anda bepergian ke seluruh Indonesia. (Shutterstock / File)

Ejie Belula, salah satu anggota komite komunitas Hitchhiker Indonesia, mengatakan kepada tempo.co bahwa ia dan anggota komunitas telah melakukan perjalanan dengan menumpang ke pulau-pulau jauh di kepulauan tersebut, seperti Papua.

"Kami tidak menghabiskan anggaran kami untuk transportasi," kata Ejie baru-baru ini di Jakarta.

Mereka yang tertarik bepergian dengan cara ini harus mempertimbangkan tip-tip di bawah ini terlebih dahulu karena ada risiko nyata yang terlibat:

  1. Jangan pergi sendiri

Ejie menyarankan para pelancong untuk menghindari menumpang sendirian untuk melindungi diri mereka sendiri. Pilihlah untuk bepergian dalam grup yang terdiri dari sedikitnya tiga atau empat orang.

  1. Bersikap fleksibel

Karena Anda tidak dapat memperkirakan kapan seseorang akan memutuskan untuk memberi Anda tumpangan, fleksibellah dengan jadwal perjalanan Anda.

"Jika tujuan Anda berikutnya adalah sekitar empat jam perjalanan, menumpang akan memakan waktu setidaknya enam jam, termasuk waktu tunggu," kata Ejie, menyarankan bahwa Anda harus menambahkan setidaknya dua jam ke rencana perjalanan Anda.

  1. Pilih tempat yang strategis

Tempat paling aman untuk menumpang adalah di suatu tempat di dekat tempat yang ramai dan strategis. Ejie menyarankan gerbang tol, perempatan pasar dan pompa bensin.

  1. Berdiri di sisi yang aman

Selalu mengutamakan keselamatan saat menumpang, karena di jangan berdiri terlalu dekat dengan jalan.

"Pastikan untuk selalu berdiri di sisi jalan yang aman," kata Ejie.

  1. Bersikap komunikatif

Sebagai tumpangan, belajar membuat kesan yang baik pada mereka yang menawarkan tumpangan dengan bersikap ramah dan memiliki sikap yang baik.

Lima kabupaten di Jawa Tengah berisiko terkena dampak kemungkinan letusan Gunung Slamet, yang telah meningkat dalam aktivitas vulkanik selama beberapa bulan terakhir.

Banyumas Disaster Mitigation Agency (BPBD) head Ariono said the potentially affected areas included Banyumas, Purbalingga, Brebes, Pemalang and Tegal. (Shutterstock/dedygold)

Status siaga gunung berapi telah dinaikkan dari normal menjadi waspada (hati-hati), dengan pihak berwenang memperingatkan tentang kemungkinan erupsi magmatik.

Kepala Badan Mitigasi Bencana Banyumas (BPBD) Ariono mengatakan daerah yang berpotensi terkena dampak termasuk Banyumas, Purbalingga, Brebes, Pemalang dan Tegal.

Tiga kecamatan di utara Banyumas, yaitu Sumbang, Baturraden, dan Kedungbanteng, sangat berisiko terkena dampak jika gunung meletus, katanya.

BPBD telah menyiapkan upaya mitigasi dalam hal erupsi, seperti menentukan rute evakuasi dan memastikan bahwa semua rambu peringatan dipasang.

"Persiapan kami termasuk memeriksa semua peralatan dan komunikasi radio," kata Ariono seperti dikutip oleh kompas.com, Senin.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meningkatkan status siaga Gunung Slamet pada Jumat pagi setelah mencatat setidaknya 51.511 getaran dan lusinan gempa tektonik dari 1 Juni hingga 8 Agustus.

Gunung Slamet adalah salah satu dari 18 gunung di seluruh negeri yang saat ini dalam status waspada, tingkat siaga tertinggi kedua dari sistem peringatan gunung berapi empat tingkat Indonesia.

Berdasarkan koordinasi semua Basecamp Pendakian Gunung Sumbing tentang Penutupan Jalur Pendakian Gunung Sumbing karena adanya kebakaran di kawasan Gunung Sumbing dari wilayah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Magelang.

Maka untuk upaya pemadaman dan pencegahan ke wilayah jalur pendakian, ditetapkan bahwa

"PENDAKIAN GUNUNG SUMBING SEMUA JALUR DITUTUP SEMENTARAMULAI 11 AGUSTUS 2019 SAMPAI BATAS WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN"

Demikian pengumuman ini kami sampaikan, kiranya dapat disebarluaskan kepada segenap pecinta alam dan peminat pendakian serta pihak terkait lainnya.

Surat Pengumuman Penutupan Sementara Pendakian Gunung Sumbing Magelang
© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram