fbpx

Tidak terasa ya tinggal menghitung hari menuju tahun 2020. Apa kabar resolusi tahun ini sob ? Jangan bilang resolusi tahun 2020 adalah resolusi tahun 2019 yang direvisi atau direpost lagi ?

Btw, Maap sekadar mengingatkan nih untuk kawan-kawan yg belum tahu ?? bahwasanya barang-barang yang identik dengan momen pergantian tahun seperti kembang api, terompet dan jenis-jenis petasan lainnya kurang tepat untuk dibawa dan dipergunakan saat berada di gunung. Apalagi jika tujuannya hanya untuk bersenang-senang.

Karena eh karena.. baik efek suara, percikan kembang api atau petasan bisa mengganggu keberadaan tuan rumah gunung seperti satwa liar, tumbuhan dan makhluk hidup lainnya. Dengan kedatangan kita pun pada dasarnya telah mengusik keberadaan mereka kan ? maka alangkah bijaknya jika kita tidak mengusik lebih dalam lagi.

Oh ya, untuk suara yang dihasilkan
benda tersebut juga bisa membuat satwa liar terkaget-kaget, stress bahkan bisa berujung kematian. Terlebih misal sekarang kita berada di musim kemarau atau berada di vegetasi pepohonan kering, barang-barang tersebut dapat memicu terjadinya kebakaran hutan.

Beberapa basecamp gunung juga dengan tegas melarang barang-barang tersebut di gunung. Biasanya pada musim pendakian akhir tahun, pihak basecamp akan mensweeping barang bawaan pendaki sebelum memulai pendakian. Ada sanksi berupa penyitaan atau dilarang melakukan pendakian jika kedapatan membawa barang-barang tersebut.

Ya walaupun belum semua pengelola gunung menerapkan aturan tersebut, kesadaran kita sebagai tamu hendaknya menghargai keberadaan tuan rumah. Karena ‘alam’ diciptakan bukan hanya untuk penggemar dangdut.. #eh bukan hanya untuk manusia mangsudnya~

Yauda selamat menikmati liburan akhir tahun guys~ Yang mau nanjak hati-hati menjaga hati~ karena ada yang terkasih selalu sedia menanti~ keep safety, jaga kebersihan dan jangan lupa pulang kerumah dengan selamat.

Kebakaran ini di Hutan Gunung Cikuray via Pamancar - Cilawu. Pada Hari Jumat. 20 September 2019

Semoga api tidak meluas. Aamiin

Mengenal Gunung Cikuray:

Gunung Cikuray adalah sebuah gunung bertipe Stratovolcano yang terletak di Dangiang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Gunung Cikuray yang mempunyai ketinggian 2.821 meter di atas permukaan laut ini tidak mempunyai kawah aktif dan merupakan gunung tertinggi keempat di Jawa Barat setelah Gunung Ciremai, Gunung Pangrango dan Gunung Gede. Gunung ini berada di perbatasan kecamatan Bayongbong dari sini bisa naik melalui jalur Cilegug atau kampung Jambansari dekat markas HdG Team, Cikajang, Kiara Janggot dan Dayeuhmanggung. Iklim di daerah Gunung Cikuray dan sekitarnya dikategorikan sebagai daerah beriklim tropis basah (humid tropical climate). Curah hujan di sekitar Gunung Cikuray mencapai 3500-4000mm dengan kalkulasi bulan basah 9 bulan dan bulan kering 3 bulan dan juga variasi temperatur dari 10º C hingga 24º C.

Upacara Kemerdekaan Indonesia yang ke 74 di Puncak Pendakian Gunung cikuray

Jalur Pendakian Gunung Cikuray via kiara janggot Desa Dangiang, Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44181
.
On Google Map
https://goo.gl/maps/KSb57pDgf9M2
.
More info WA: 6281953926560
.
Videographer + Editor:
Imam Septian N (https://goo.gl/4U1kXG)
.
Let's explore, share, and inspire
.
Don't forget to Like, Comment, Subscribe and Share
Youtube Channel: http://www.youtube.com/gunungcikuray
.

Copyright 2019 | Basecamp Gunung Cikuray

Pemandangan indah Gunung Cikuray dapat dilihat dari Garut. Dua ratus kilometer berkendara dari Jakarta, jalan berdebu yang dikeringkan oleh matahari yang terik akan tiba-tiba membawa Anda ke tanaman hijau dramatis di mana pegunungan terasa dekat, menunjukkan surga mungkin tidak terlalu jauh dari neraka kota.

Telah menjadi alasan keprihatinan di wilayah ini bahwa kebakaran yang merusak hutan Indonesia telah menyebabkan krisis kabut asap di Malaysia. Meskipun Indonesia telah menyangkal bahwa kebakaran di Sumatra dan Kalimantan telah menyebabkan kabut asap di negara tetangga, tidak dapat disangkal bahwa kebakaran sedang meningkat lagi tahun ini. Kebakaran hutan membakar 42.740 hektar lahan dari Januari hingga Mei, hampir dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu 23.745 ha.

Pengendara berkendara melalui kabut di Jl. Gubernur Ahmad Bastari di perbatasan antara kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Pemerintah setempat menyalahkan kabut asap pada hutan semak di kabupaten tetangga. (Antara / Nova Wahyudi)

Jumlah kebakaran hutan mulai meningkat pada tahun 2018, mempengaruhi 510.000 ha sepanjang tahun. Kebakaran tersebut terjadi setelah negara tersebut sebelumnya membatasi skala kebakaran hutan, dengan 165.000 ha terbakar pada 2017 dibandingkan dengan 2,6 juta ha pada 2015 - salah satu bencana kebakaran terburuk di negara itu.

Rendah baru yang mungkin kita tuju tahun ini - jika peringatan tidak diindahkan - dapat menghapus kemajuan yang telah dicapai negara itu sebelumnya. Dan ini tidak baik. Orang akan menderita masalah pernafasan dan menghadapi kendala dalam kegiatan sehari-hari karena kabut tebal. Kematian bukan tidak mungkin karena sedikitnya 24 dilaporkan meninggal karena kabut asap pada tahun 2015.

Minyak kelapa sawit, salah satu komoditas andalan negara ini, mungkin menghadapi serangan balasan karena telah dipersalahkan sebagai penyebab perusakan hutan dan kebakaran.

Ini kedengarannya bukan cara yang baik untuk memulai masa jabatan kedua bagi Presiden Joko “Jokowi” Widodo, yang akan dilantik pada bulan Oktober. Bahkan, sepertinya déjà vu ketika bencana kebakaran 2015 bertepatan dengan hari-hari pertamanya di kantor. Administrasi Jokowi seharusnya tidak membiarkan pertahanannya turun. Pemerintah, bersama dengan pemerintah daerah dan sektor swasta, harus mengaktifkan dan memastikan bahwa gugus tugas dan program yang telah mereka siapkan memberikan yang terbaik seperti yang mereka lakukan pada 2016 dan 2017.

Jika kebakaran semakin tidak terkendali, pemerintah tidak perlu ragu untuk bekerja sama dengan negara-negara tetangga untuk memadamkan api. ASEAN sudah memiliki perjanjian, Perjanjian ASEAN tentang Polusi Asap Lintas Batas (AATHP), yang ditandatangani pada tahun 2002.

Dikenal sebagai traktat kabut asap, ini termasuk pembentukan dan operasionalisasi Pusat Koordinasi ASEAN untuk Polusi Asap Lintas Batas berdasarkan AATHP, yang akan memfasilitasi implementasi yang lebih cepat dan efektif dari semua aspek AATHP untuk mengatasi polusi kabut lintas batas.

Negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia dan Malaysia, berbagi pulau dan perbatasan, sehingga tidak memungkinkan untuk saling menyingkirkan satu sama lain dari krisis kabut asap. Inilah sebabnya mengapa penting untuk mengoordinasikan sumber daya dan upaya untuk bertindak bersama untuk menyelesaikan masalah.

Selain itu, Indonesia dan Malaysia, sebagai produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, memiliki minat yang sama untuk meningkatkan citra komoditas yang dibebani dengan tarif sebagai akibatnya dianggap sebagai penyebab degradasi lingkungan.

Apa pun yang berjalan dengan benar pada tahun 2016 dan 2017, pemerintah harus mewujudkannya lagi. Dan Jokowi diharapkan untuk berbuat lebih banyak, atau sebaliknya, prestasi yang dia buat dalam meredam kebakaran hutan hanya akan menjadi sejarah, bukan warisan.

Bahagia itu sederhana

itulah yang tergambar dari anak anak ini saat berada di Basecamp Pendakian Gunung Cikuray, dimana mereka secara rutin melakukan kegiatan olahraga lari dari SDN Dangiang 2 hingga basecamp. Sembari sambil istirahat dengan Ceria mereka menirukan bagaimana gaya gaya pendaki saat berfoto atau selfie di Jalur Pendakian Gunung Cikuray.

Basecamp Pendakian Gunung Cikuray via Kiara Janggot pada hari Idul Adha tanggal 11 Agustus 2019 para Petugas Pemantau melakukan kegiatan Makan Bersama antar rekan relawan Petugas pendakian yang di pimpin oleh ketua Basecamp Bapak Sobar.

Mengagumi di Tahun Baru matahari terbit dari puncak gunung mungkin merupakan impian bagi banyak pencari petualangan.

Di Indonesia, Anda memiliki banyak pilihan untuk mendaki, kecuali yang tentu saja telah ditutup karena kondisi cuaca dan tujuan pelestarian, seperti Gunung Semeru dan Mt. Rinjani.

Tetapi ada gunung lain yang harus didaki untuk menandai Tahun Baru Anda, dan di bawah ini adalah beberapa yang direkomendasikan seperti yang disusun oleh tempo.co:

Gunung Papandayan

Terletak di 2.665 meter di atas permukaan laut, Mt. Papandayan di Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyambut pengunjungnya dengan kawah semburan uap yang unik di awal pendakian.

Lebih tinggi, pendaki dapat mengagumi taman edelweiss serta hutan mati dengan pohon-pohon keringnya yang eksotis, yang telah menjadi daya tarik utama gunung ini karena medannya tidak sulit dinavigasi.

Gunung Cikuray

Garut, Mt. Cikuray di Dangiang Kecamatan Cilawu - Garut Jalur Pendakian via Kiara janggot menawarkan pemandangan yang fantastis berkat lautan awan putih yang mengelilingi puncaknya - tidak heran itu disebut negeri di atas awan.

Puncaknya sedikit lebih tinggi dari Mt. Papandayan di 2.821 m di atas permukaan laut.

Baca juga: Lima puncak gunung Indonesia untuk menikmati matahari terbit yang indah

Gunung Ciremai

Terletak di 3.078 m di atas permukaan laut, Mt. Ciremai adalah yang tertinggi di Jawa Barat dan berfungsi sebagai tujuan populer selama liburan akhir tahun. Pejalan kaki dapat mencapai gunung dari Kabupaten Kuningan atau Kabupaten Majalengka. Keduanya memiliki jalur yang menantang.

Tetapi perjalanan ke puncak akan sia-sia karena diberkati dengan pemandangan indah, kawah, matahari terbit dan lautan awan putih.

Gunung Merapi

Terletak di provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta, Mt. Merapi juga terkenal di kalangan pendaki Tahun Baru. Pengunjung dapat mencapainya melalui dua jalur pendakian resmi, yaitu jejak Selo di Boyolali dan jejak Sapuangin di Klaten.

Pendaki biasanya memasang tenda mereka di area Pasar Bubrah - yang terletak 2.700 m di atas permukaan laut - yang merupakan rumah bagi daerah berbatu yang luas. Dari tempat ini, puncak Merapi yang berpasir dan berbatu-batu terlihat jelas.

Tetapi harap dicatat bahwa gunung ini bisa ditutup karena aktivitas gunung berapi, jadi siapkan rencana cadangan, seperti hiking Mt. Merbabu sebagai gantinya.

Gunung Merbabu

Gunung Jawa Tengah ini adalah rumah bagi lautan rumput yang tak berujung, diisi dengan bukit-bukit seperti Teletubbie yang indah.

Ditetapkan pada 3.142 m di atas permukaan laut, pengunjung ke Mt. Merbabu dapat dengan mudah melihat Gunung yang elegan. Merapi, yang dikelilingi oleh awan putih.

Gunung Tambora

Pemandangan kaldera Gunung Tambora yang indah di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Terletak di Pulau Sumbawa, Mt. Tambora terletak di provinsi yang sama dengan Mt. Rinjani di Nusa Tenggara Barat. Mereka yang akrab dengan namanya akan tahu itu adalah salah satu gunung berapi yang meletus pada tahun 1815.

Ini juga rumah bagi kaldera terbesar di Indonesia, yang memiliki pemandangan indah yang dapat dinikmati para pendaki untuk menikmati Tahun Baru ini.

Keterangan

  • Titik A: Terminal Guntur Garut
  • Titik B: Basecamp Pendakian Gunung Cikuray

Nikmati jalur baru pendakian gunung cikuray "kiara janggot" dangiang cilawu garut.

Jalur lebih landai dari jalur yang lainnya.

  • Masih alami,
  • Sumber air ada jelang pos 2,
  • Hutan lumut setelah pos 6,
  • Tiap shelter dapat membuka tenda,

pekebunan rumput akar wangi laksana savana sebelum pos 1


Basecamp Pendakian Gunung Cikuray

Tips Pendakian Gunung Cikuray


Pilihlah hari yang bagus untuk mendaki, usahakan jangan waktu hujan

Latihan fisik seminggu sebelum hari H

Persiapkan tim dan perlengkapan yang akan dibawa . Jangan lupa bawa sesuatu misal benda kesayangan atau tulisan untuk seseorang supaya bisa foto bareng saat di puncak

Tim yang solid adalah 5-8 orang. Jika sedikit usahakan 3 orang (1 orang harus sudah pernah naik gunung)

Jangan sepelekan keselamatan. Pakai sandal atau sepatu gunung dan jaket gunung. Bawa makanan dan air secukupnya jangan terlalu sedikit dan jangan terlalu banyak. Yang paling penting jangan melanggar peraturan dan jangan buang sampah di gunung

Untuk pendakian Cikuray kita bisa naik pagi atau malam. Jika pagi bagusnya pukul 10-13. Jika malam 6-7

Dirikan tenda di tempat yang datar dan usahakan diselimuti pohon atau semak supaya tidak terkena angin gunung langsung

Jika ada anggota kelompok yang tidak bisa melanjutkan perjalanan sebaiknya ditemani. Atau jika sakit parah langsung beritahu dengan kelompok lain.

Jalur via Kiara Jenggot

Jalur Kiara Jenggot merupakan jalur Populer bagi kalangan Pendakian Gunung Cikuray, banyak dilalui oleh para pendaki, dan ramai biasanya di hari Sabtu dan Minggu. Bila kamu hendak menggunakan jalur satu ini untuk menuju ke puncak, usahakan untuk membawa satu rekan yang mendaki supaya tidak mudah tersesat dan lebih aman, Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan karna Tracknya berupa Lahan pertanian warga dan hutan.

Basecamp - Pos 1: usahakan untuk memulai pendakian sepagi mungkin, agar tidak mudah lelah akibat kepasan, karena medan dalam perjalanan ini terbuka di Kawasan Lahan Warga dan Tertutup di Batas Hutan menuju Puncak dari Pos 1. Track masih landai, jalanan berupa batu yang ditata rapi dan rabat beton mulai dari Basecamp menuju Pos 1, pemandangan yang bisa dinikmati adalah ladang kebun milik penduduk sekitar dan Kota Garut yang Indah.

Pos 1 - Pos 2: selepas pos 1, jalan akan terasa lebih menanjak dari sebelumnya, bila melihat pohon besar, bersyukurlah, karena pohon itu menandakan bahwa perjalananmu menuju pos 2, sudah dekat ( tersedia Sumber Air di Pos ini ).

Pos 2 - Pos 3: perjalanan menuju pos 3, kamu akan melewati medan yang berupa tanah padat, track tidak berbeda jauh dengan sebelumnya, masih menanjak, pemandangan berupa pepohonan lebat, karena kamu mulai memasuki hutan, di pinggiran track.

Pos 3 - Pos 4: tidak berbeda jauh dari perjalanan sebelumnya, hanya saja track semakin menyempit dan lebar. Berupa tangga tanah yang terbentuk oleh banyaknya Pendaki yang lewat.

Pos 4 - Pos 5: pos 5 merupakan tempat ideal untuk mendirikan tenda, selain tempatnya yang cukup luas, pemandangan di sana pun terbilang aduhai, saat berkemah di sana, kamu dapat menemukan beberapa tanaman Kantung Semar.

Pos 5 - Pos 6: sekitar 60 menit, perjalananmu menuju pos 6 akan terasa lebih sulit, track semakin menanjak, berpenglah pada akar-akar untuk membantumu melewati tanjakan-tanjakan sadis.

Pos 6 - Pos Simpang: pos Simpang sendiri merupakan titik temu antara jalur Kiara Jenggot dengan jalur Pemancar.

Pos Simpang - Pos 7: track akan semakin garang untuk menguji ketahanan sendi lututmu, medan berupa tanah berbatu dan akar-belukar. Pos 7 merupakan tempat camp ideal selain di pos 5. Puncak semakin dekat bro!

Pos 7 - Puncak Gunung Cikuray: hutan semakin lebat, menghalangi pandanganmu untuk mengintip penampakan puncak. 10 menit sebelum puncak, kamu akan menemukan sebuah shelter yang cukup luas, yang bisa kamu gunakan untuk mendirikan tenda.

© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram