fbpx

Dari semua tujuan wisata indah di seluruh nusantara, Nusa Tenggara Timur menonjol karena kekayaan keindahan alamnya yang seolah tak ada habisnya.

Meskipun tujuan-tujuan terkenal di dunia seperti Taman Nasional Komodo telah secara tepat menempatkan NTT di peta pariwisata global, itu adalah pantai-pantai terpencil dan gua-gua yang tersebar di seluruh Kabupaten Sikka yang membuatnya harus dikunjungi oleh para wisatawan.

Kabupaten Sikka telah mencatat peningkatan kedatangan wisatawan yang stabil, baik domestik maupun internasional, selama bertahun-tahun, berkat daya tarik pantai.

Di antara pantai-pantai ini adalah Pantai Koka di desa Wolowiro, sekitar 35 kilometer dari Maumere, ibukota kabupaten.

Pantai Koka, yang populer di kalangan wisatawan sebagai irisan surga di bumi, tidak dapat disalahartikan sebagai tujuan panorama rata-rata, karena menawarkan sejumlah atraksi alam yang sedikit diketahui yang menunggu untuk ditemukan oleh wisatawan yang ingin tahu.

Bukit-bukit Rodja dan Ndate Sare, yang membentang di sayap barat dan timur pantai, menjadikannya pemandangan yang tak terlupakan. Bukit-bukit membuat pantai tampak lebih seperti kantong surga yang ajaib.

Di kaki bukit Rodja, pencari sensasi mungkin ingin mengunjungi gua alami, dijuluki Lia Wio, saat air surut. Gua, yang berjalan sekitar 500 meter, diisi dengan formasi mineral berbentuk es yang disebut stalaktit.

Bukit Ndate yang bertetangga juga merupakan rumah bagi lokal yang unik. Penduduk setempat menganggap bukit itu sebagai tempat suci, yang hanya memberi jalan masuk bagi beberapa orang terpilih. Menurut penduduk setempat, ada bunker militer Jepang terlantar dari Perang Dunia II di kaki bukit.

Pantai itu sendiri adalah pemandangan untuk dilihat. Wisatawan yang cerdik akan melihat bahwa garis pantai yang melingkari pantai menyerupai angka tiga. Pasir putih mutiara, ditambah dengan air biru kehijauan, membuat panorama yang tak terlupakan.

Jiwa petualang mungkin tertarik untuk menjelajah, menyeberangi pantai, mengunjungi pulau kecil yang dijuluki Nusa Koka. Pulau ini dikatakan penuh dengan ular bergaris mitos. Menurut cerita rakyat setempat, ular tersebut adalah anggota awak kapal yang terdampar di pantai beberapa dekade lalu. Oleh karena itu, penduduk setempat tidak pernah melukai ular karena mereka dikatakan sebagai bejana jiwa manusia.

Kepala Dinas Pariwisata Sikka Kensius Didimus mengatakan bahwa selain Koka, kabupaten ini membual beberapa pantai eksotis lainnya seperti Kajuwulu, Waiara dan Pangabatan.

“Pantai di sekitar sini sebagian besar masih belum tersentuh [oleh wisatawan]; mereka memancarkan keindahan alam, ”kata Kensius kepada The Jakarta Post.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa kabupaten telah mencatat peningkatan yang konstan dalam kedatangan wisatawan, baik domestik maupun internasional, selama bertahun-tahun, berkat daya tarik pantai.

© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram