fbpx

Gunung Papandayan adalah stratovolcano yang kompleks, terletak di Kabupaten Garut, di sebelah tenggara kota Bandung di Jawa Barat, Indonesia. Berjarak sekitar 15 km ke arah barat daya kota Garut. Di puncak, ada empat kawah besar yang berisi bidang fumarol aktif. Sebuah letusan pada 1772 menyebabkan sayap timur laut runtuh menghasilkan longsoran puing bencana yang menghancurkan 40 desa dan menewaskan hampir 3.000 orang. Letusan itu memotong gunung berapi menjadi bentuk yang luas dengan dua puncak dan daerah datar 1,1 km lebar dengan kawah Alun-Alun di tengah, membuat gunung terlihat seperti gunung berapi kembar. Salah satu puncaknya disebut Papandayan dan yang lainnya adalah Gunung Puntang.

Pesona Gunung Papandayan Garut

Gunung Papandayan adalah gunung berapi komposit besar. Ini dibangun dari lapisan bergantian lava dan abu, dan puing-puing batuan vulkanik fragmental lainnya yang dibentuk oleh ledakan letusan selama beberapa ratus tahun terakhir. Kawah besar berbentuk tapal kuda meluas ke timur laut sehingga menghasilkan endapan longsor yang terdiri dari puing-puing gunung berapi yang bercampur dan bebatuan bergantian, Kawah Manuk dan banyak lainnya dengan solfataras yang mengeluarkan asap dan asap panas dari sisi dalamnya.

Pesona Gunung Papandayan Garut

Daerah Gunung Papandayan adalah situs wisata yang populer. Wisatawan dapat berjalan melintasi kawah dan melihat fenomena seperti kolam lumpur yang menggelegak, lubang uap dan endapan belerang. Kawah kuning yang menggelegak (Kawah Papandayan atau “Kawah Papandayan”) adalah pemandangan yang populer. Ada berbagai kawah vulkanik lainnya di daerah sebelah selatan Bandung juga. Kawah gunung berapi lain di wilayah yang sama dengan akses mudah adalah Kawah Putih di Kabupaten Bandung terdekat di sebelah barat Gunung Papandayan.

Pesona Gunung Papandayan Garut

Di atas kawah adalah hutan peri dan beberapa padang rumput dengan edelweiss Jawa. Gunung Papandayan terletak di pulau Jawa, pada 7 ° 32 'S dan 107 ° 73' E, naik 2,665 m. Gunung Papandayan adalah salah satu keajaiban alam di Jawa Barat. Papandayan adalah gunung berapi strata kompleks dengan empat kawah puncak besar, yang termuda dilanggar ke NE oleh runtuh selama letusan singkat pada 1772 dan berisi bidang fumarol aktif. Tempat yang menarik ini terletak di perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, sekitar tujuh puluh kilometer selatan Bandung dan sekitar 19, 25 km dari Garut.

Ini adalah salah satu gunung berapi paling spektakuler di provinsi ini dan puncak gunung mudah dijangkau, karena ada jalan khusus menuju ke kawah. Kawah Gunung Papandayans mungkin merupakan salah satu pemandangan gunung paling spektakuler di Pulau Jawa. Ada sebuah candi Cangkuang yang terletak di Danau Cangkuang, yang merupakan penemuan besar nilai arkeologis karena merupakan yang pertama dari jenisnya yang ditemukan di Jawa Barat, yang berasal dari abad ke-8. Gunung berapi ini terletak 17 km dari Garut atau 50 km dari Bandung.

Upacara Kemerdekaan Indonesia yang ke 74 di Puncak Pendakian Gunung cikuray

Jalur Pendakian Gunung Cikuray via kiara janggot Desa Dangiang, Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44181
.
On Google Map
https://goo.gl/maps/KSb57pDgf9M2
.
More info WA: 6281953926560
.
Videographer + Editor:
Imam Septian N (https://goo.gl/4U1kXG)
.
Let's explore, share, and inspire
.
Don't forget to Like, Comment, Subscribe and Share
Youtube Channel: http://www.youtube.com/gunungcikuray
.

Copyright 2019 | Basecamp Gunung Cikuray

Pemandangan indah Gunung Cikuray dapat dilihat dari Garut. Dua ratus kilometer berkendara dari Jakarta, jalan berdebu yang dikeringkan oleh matahari yang terik akan tiba-tiba membawa Anda ke tanaman hijau dramatis di mana pegunungan terasa dekat, menunjukkan surga mungkin tidak terlalu jauh dari neraka kota.

Bahagia itu sederhana

itulah yang tergambar dari anak anak ini saat berada di Basecamp Pendakian Gunung Cikuray, dimana mereka secara rutin melakukan kegiatan olahraga lari dari SDN Dangiang 2 hingga basecamp. Sembari sambil istirahat dengan Ceria mereka menirukan bagaimana gaya gaya pendaki saat berfoto atau selfie di Jalur Pendakian Gunung Cikuray.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah melihat peningkatan popularitas glamping, portmanteau yang glamor dan berkemah.

Beberapa resor, tempat wisata dan tempat perkemahan menawarkan fasilitas luar biasa lengkap untuk malam di luar ruangan, seperti dilansir kompas.com.

Glamping di Lakeside Rancabali di Ciwidey, Bandung. (KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia)

Berikut adalah lima situs glamping yang berlokasi di Jawa Barat. Harap dicatat bahwa harga untuk fasilitas ini sangat berfluktuasi sepanjang tahun, jadi teleponlah terlebih dahulu untuk pertanyaan.

  1. Sisi Danau Rancabali Ciwidey

Di Sisi Danau Rancabali, Ciwidey, Bandung Selatan, wisatawan dapat mengalami bermalam di antara lautan pohon teh bersama dengan pemandangan yang menghadap ke Danau Situ Patenggang.

Di sana, pengunjung dapat memilih antara lokasi glamping yang berbeda seperti Tenda Lakeside, Tenda Keluarga, atau tenda Dome Camping Ground Family Adventure. Setiap lokasi menawarkan pengalaman berbeda untuk menyesuaikan masa tinggal Anda sesuai dengan selera Anda.

Selain berkemah, pengunjung dapat menikmati kegiatan lain termasuk naik perahu di Situ Patenggang, menikmati pemandian air panas di Kawah Rengganis, atau bersantap di Phinisi Resto, yang berbentuk seperti perahu.

Tenda Keluarga dapat menampung antara delapan dan 10 orang dan biaya Rp 2.760.000 (US $ 193,28) per tenda pada hari kerja. Pada akhir pekan ada kenaikan harga 15 persen dan pada akhir pekan selama musim ramai ada kenaikan harga 20 persen.

Tenda Petualangan Keluarga Dome Ground Camping dapat menampung dari empat hingga lima orang, dan biaya Rp 1.200.000 per tenda.

  1. Glamping Tanakita Situ Gunung, Sukabumi

Glamping Tanakita terletak di dekat Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Pengunjung dapat menuju ke arah umum Situ Gunung, Sukabumi di Jawa Barat untuk menemukan lokasi ini.

Di Tanakita, pengunjung dapat mengalami glamping dengan fasilitas lengkap sambil menikmati pemandangan Sukabumi dan Bogor dari lokasi perkemahan.

Selain berkemah, pengunjung dapat menikmati kegiatan lain seperti trekking, tali tinggi, berjalan ke air terjun, menjelajahi desa terdekat dan banyak lagi.

Untuk menikmati glamping di Tanakita, pengunjung dikenai biaya Rp 550.000 per malam, yang mencakup tiga kali makan setiap hari selama masa tinggal Anda, trekking dengan panduan ke air terjun dan akses ke rubah terbang.

  1. Glamping Gunung Geulis, Bogor

Lokasi glamping lain yang bisa Anda coba adalah Glamping Gunung Gerulis, Bogor, Jawa Barat, membuat lokasi ini relatif dekat dengan Jakarta.

Perkemahan Glamping Gunung Geulis (GGC) menawarkan pengunjung pilihan antara berkemah lebih dekat dengan alam atau di lokasi perkemahan, dengan pilihan antara tenda kubah, tenda semi-permanen dengan toilet bawaan, atau penginapan permanen.

Perkemahan Gunung Geulis terletak di antara Taman Nasional Gede-Pangrago dan Taman Nasional Halimun-Salak. Di sana, pengunjung dapat menikmati kegiatan lain seperti bersepeda, berenang, paintball, arung jeram dan banyak lainnya.

Untuk opsi Tenda Halimun dengan tenda kubah yang dapat menampung empat orang, pengunjung dikenai biaya Rp 285.000 per orang per malam. Harga ini sudah termasuk tiga kali sehari dan makanan ringan.

  1. Trizara Resort Indonesia, Lembang, Bandung

Di Trizara Resort, pengunjung dapat mengharapkan pengalaman mewah di bawah bintang-bintang. Trizara memiliki 47 tenda yang siap menampung pasangan atau keluarga.

Pengunjung dapat menikmati kegiatan seperti wahana off-road, paintball, flying fox, hiking, bersepeda ATV dan banyak lagi.

Untuk menginap di Trizara, harga mulai dari Rp 1,2 juta per kamar per malam untuk tenda Zana yang dapat menampung dua orang. Harga termasuk fasilitas seperti WiFi, yoga matahari terbit, pancuran, air panas, dan sarapan.

Jenis lain menawarkan berbagai harga, seperti tenda Netra yang harganya Rp 1,6 juta per kamar per malam, atau Nasika dan Svada Rp 1,8 juta per kamar per malam.

  1. Maribaya Glamping Tent, Lembang

Lokasi glamping ini, terletak di Jl. Bandung. Maribaya, dapat dipesan melalui agen perjalanan online.

Seperti sebuah hotel, Maribaya Glamping Tent menyediakan akomodasi bintang empat lengkap dengan air panas dan bahkan hot tub. Mereka menawarkan layanan untuk area barbeque, taman bermain anak-anak, dan restoran.

Harga per malam untuk satu tenda untuk dua orang adalah Rp 2.450.000. Tenda Maribaya Glamping juga menyediakan kamar untuk keluarga.

Hitchhiking, yang didefinisikan sebagai "perjalanan dengan mendapatkan tumpangan gratis dalam kendaraan yang lewat", sangat populer di kalangan pelancong yang lebih memilih untuk mempertahankan anggaran mereka tetap rendah ketika menjelajahi tujuan.

Baik seorang backpacker individu atau sekelompok pelancong, pejalan kaki dapat ditemukan berdiri di sisi jalan sambil menunjuk satu jempol ke atas.

Kegiatan semacam itu dianggap legal di Amerika Serikat dan Eropa, dan perlahan-lahan menjadi populer di negara-negara lain juga, termasuk Indonesia, sejak tahun 2000-an, mendorong komunitas perjalanan bergaya tumpangan untuk muncul di beberapa kota, seperti Jakarta.

Menumpang dapat dilakukan saat Anda bepergian ke seluruh Indonesia. (Shutterstock / File)

Ejie Belula, salah satu anggota komite komunitas Hitchhiker Indonesia, mengatakan kepada tempo.co bahwa ia dan anggota komunitas telah melakukan perjalanan dengan menumpang ke pulau-pulau jauh di kepulauan tersebut, seperti Papua.

"Kami tidak menghabiskan anggaran kami untuk transportasi," kata Ejie baru-baru ini di Jakarta.

Mereka yang tertarik bepergian dengan cara ini harus mempertimbangkan tip-tip di bawah ini terlebih dahulu karena ada risiko nyata yang terlibat:

  1. Jangan pergi sendiri

Ejie menyarankan para pelancong untuk menghindari menumpang sendirian untuk melindungi diri mereka sendiri. Pilihlah untuk bepergian dalam grup yang terdiri dari sedikitnya tiga atau empat orang.

  1. Bersikap fleksibel

Karena Anda tidak dapat memperkirakan kapan seseorang akan memutuskan untuk memberi Anda tumpangan, fleksibellah dengan jadwal perjalanan Anda.

"Jika tujuan Anda berikutnya adalah sekitar empat jam perjalanan, menumpang akan memakan waktu setidaknya enam jam, termasuk waktu tunggu," kata Ejie, menyarankan bahwa Anda harus menambahkan setidaknya dua jam ke rencana perjalanan Anda.

  1. Pilih tempat yang strategis

Tempat paling aman untuk menumpang adalah di suatu tempat di dekat tempat yang ramai dan strategis. Ejie menyarankan gerbang tol, perempatan pasar dan pompa bensin.

  1. Berdiri di sisi yang aman

Selalu mengutamakan keselamatan saat menumpang, karena di jangan berdiri terlalu dekat dengan jalan.

"Pastikan untuk selalu berdiri di sisi jalan yang aman," kata Ejie.

  1. Bersikap komunikatif

Sebagai tumpangan, belajar membuat kesan yang baik pada mereka yang menawarkan tumpangan dengan bersikap ramah dan memiliki sikap yang baik.

Basecamp Pendakian Gunung Cikuray via Kiara Janggot pada hari Idul Adha tanggal 11 Agustus 2019 para Petugas Pemantau melakukan kegiatan Makan Bersama antar rekan relawan Petugas pendakian yang di pimpin oleh ketua Basecamp Bapak Sobar.

Pihak berwenang telah melaporkan peningkatan tajam pada titik panas di Kalimantan dan Sumatra dalam beberapa hari terakhir, meningkatkan kekhawatiran tentang kemungkinan terulangnya krisis kabut asap tahun 2015 yang berdampak buruk pada pulau-pulau tersebut, juga Singapura dan Malaysia.

Ribuan Muslim berdoa selama Idul Adha (Hari Pengorbanan) di Masjid Agung Annur di Pekanbaru Riau pada 11 Agustus sementara kabut asap menyelimuti mereka. (ANTARA / Rony Muharram)

“Jika kita gagal mengatasi kebakaran hutan segera, kita cenderung melihat krisis kabut asap 2015 terjadi lagi,” kata juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo.

Dia mengatakan musim kemarau tahun ini akan sangat panjang dan akan memperburuk dampak kebakaran hutan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperkirakan bahwa musim hujan tidak akan dimulai hingga Oktober.

Jumlah titik api di beberapa daerah di Sumatra dan Kalimantan terus meningkat.

BMKG melaporkan bahwa hot spot muncul, tidak hanya di Indonesia tetapi juga beberapa negara lain di Asia Tenggara termasuk Malaysia, Singapura, Timor Leste dan Papua Nugini.

Pekan lalu, sebelum kunjungannya ke Singapura dan Malaysia, Presiden Joko "Jokowi" Widodo menyatakan bahwa ia malu akan mengunjungi kedua negara ketika masalah kabut asap menjadi berita utama di sana. "Saya kadang-kadang merasa malu. Minggu ini saya berencana untuk mengunjungi Malaysia dan Singapura. Tapi pekan lalu, kabut asap menjadi berita utama," kata Jokowi pekan lalu.

Jumlah titik panas telah meningkat menjadi 2.002 pada 9 Agustus dari 1.586 pada 7 Agustus dan 1.025 pada 3 Agustus. Titik panas tersebut sebagian besar terdeteksi di provinsi Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah di Indonesia.

Di Riau saja, satelit Terra dan Aqua mendeteksi 156 titik panas pada hari Senin, meningkat tajam dari hanya delapan hari sebelumnya. Warga di ibukota Riau, Pekanbaru, bahkan melakukan salat Idul Adha pada hari Minggu di tengah kabut tebal yang menyelimuti mereka.

Agus dari BNPB menambahkan bahwa kabut asap telah mencapai kawasan tetangga Malaysia, Sarawak.

BNPB berharap pemerintah daerah akan berkontribusi lebih banyak untuk menghentikan penyebaran hot spot, yang kemungkinan akan muncul dari praktik tebang-bakar yang dilakukan untuk membuka area perkebunan baru.

Petugas pemadam kebakaran Indonesia memadamkan api di hutan lahan gambut di Ogan Ilir, Sumatra Selatan, pada 10 Agustus. Pihak berwenang Indonesia mengerahkan ribuan personel tambahan untuk mencegah terulangnya kebakaran tahun 2015, yang merupakan terburuk selama dua dekade dan mencekik wilayah di kabut selama berminggu-minggu. (AFP / Abdul Qodir)

Dari Jakarta, katanya, BNPB telah mengerahkan 9.000 personel gabungan dari Militer Indonesia dan Kepolisian Nasional ke enam wilayah, yaitu Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, untuk mencegah praktik tebas bakar.

Badan tersebut juga telah mengerahkan 34 helikopter pembom air untuk membantu memadamkan api dari atas sambil menunggu musim hujan datang.

"Musim kemarau menyebabkan tanaman mudah terbakar," kata wakil kepala meteorologi BMKG Mulyono R. Prabowo.

BMKG melaporkan musim kemarau yang panjang adalah hasil dari "anomali negatif dari suhu permukaan laut negara itu".

Kebakaran telah menciptakan kabut tebal, mempengaruhi visibilitas dan menyebabkan masalah pernapasan di antara penduduk.

Pemerintah Pontianak di Kalimantan Barat bahkan mempertimbangkan rencana untuk sementara waktu memberhentikan kegiatan sekolah jika kabut menjadi lebih tebal dan tidak terkendali, kantor berita Antara melaporkan.

Krisis kabut asap tahun 2015 telah sangat mempengaruhi pendidikan, dengan banyak daerah di negara itu menutup sekolah selama berminggu-minggu. Di antara daerah adalah Riau, Jambi dan Kalimantan. Ribuan sekolah juga dilaporkan ditutup sementara di Malaysia setelah krisis kabut asap.

Pemerintah Riau secara khusus meminta penduduk Muslim di provinsi itu untuk berdoa agar hujan turun. Gubernur Riau Syamsuar percaya bahwa "hanya hujan yang dapat memadamkan penyebaran kebakaran hutan di provinsi ini".

Dia mengklaim bahwa semua langkah telah diambil untuk mengatasi masalah tersebut, termasuk memobilisasi helikopter pembom air untuk membuat hujan buatan, tetapi upaya semacam itu hanya membuat sedikit kemajuan.

Selain menangani kebakaran hutan yang sedang berlangsung, pemerintah daerah melanjutkan untuk menangani dugaan pelaku di balik kebakaran, termasuk perusahaan perkebunan skala kecil hingga besar.

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji memanggil lusinan perusahaan perkebunan yang beroperasi di provinsi itu ke kantornya pada hari Senin. Dia ingin mendengar penjelasan perusahaan tentang kebakaran yang sedang berlangsung di wilayah konsesi masing-masing.
“Kami ingin masalah ini segera diatasi. Karena itu, kami memanggil orang-orang berpengaruh di perusahaan untuk membuat kebijakan yang diperlukan mengenai masalah ini, ”kata Sutarmidji, seperti dikutip oleh Antara.

Sebuah perusahaan di Kalimantan Timur, PT Borneo Indah Marjaya, telah bekerja dengan warga untuk mencegah dan memadamkan kebakaran hutan di Kabupaten Tanjung Harapan di Kabupaten Paser.

“Kami bekerja bahu membahu dengan penduduk desa dari desa Laburan, Lori, Sungai Langir, Perpat dan Sungai Batu untuk mengatasi kebakaran,” kata ketua tim, Ibnu. Borneo Indah Marjaya adalah anak perusahaan dari perusahaan perkebunan terbuka PT Astra Agro Lestari.

Berdasarkan koordinasi semua Basecamp Pendakian Gunung Sumbing tentang Penutupan Jalur Pendakian Gunung Sumbing karena adanya kebakaran di kawasan Gunung Sumbing dari wilayah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Magelang.

Maka untuk upaya pemadaman dan pencegahan ke wilayah jalur pendakian, ditetapkan bahwa

"PENDAKIAN GUNUNG SUMBING SEMUA JALUR DITUTUP SEMENTARAMULAI 11 AGUSTUS 2019 SAMPAI BATAS WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN"

Demikian pengumuman ini kami sampaikan, kiranya dapat disebarluaskan kepada segenap pecinta alam dan peminat pendakian serta pihak terkait lainnya.

Surat Pengumuman Penutupan Sementara Pendakian Gunung Sumbing Magelang

Mengagumi di Tahun Baru matahari terbit dari puncak gunung mungkin merupakan impian bagi banyak pencari petualangan.

Di Indonesia, Anda memiliki banyak pilihan untuk mendaki, kecuali yang tentu saja telah ditutup karena kondisi cuaca dan tujuan pelestarian, seperti Gunung Semeru dan Mt. Rinjani.

Tetapi ada gunung lain yang harus didaki untuk menandai Tahun Baru Anda, dan di bawah ini adalah beberapa yang direkomendasikan seperti yang disusun oleh tempo.co:

Gunung Papandayan

Terletak di 2.665 meter di atas permukaan laut, Mt. Papandayan di Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyambut pengunjungnya dengan kawah semburan uap yang unik di awal pendakian.

Lebih tinggi, pendaki dapat mengagumi taman edelweiss serta hutan mati dengan pohon-pohon keringnya yang eksotis, yang telah menjadi daya tarik utama gunung ini karena medannya tidak sulit dinavigasi.

Gunung Cikuray

Garut, Mt. Cikuray di Dangiang Kecamatan Cilawu - Garut Jalur Pendakian via Kiara janggot menawarkan pemandangan yang fantastis berkat lautan awan putih yang mengelilingi puncaknya - tidak heran itu disebut negeri di atas awan.

Puncaknya sedikit lebih tinggi dari Mt. Papandayan di 2.821 m di atas permukaan laut.

Baca juga: Lima puncak gunung Indonesia untuk menikmati matahari terbit yang indah

Gunung Ciremai

Terletak di 3.078 m di atas permukaan laut, Mt. Ciremai adalah yang tertinggi di Jawa Barat dan berfungsi sebagai tujuan populer selama liburan akhir tahun. Pejalan kaki dapat mencapai gunung dari Kabupaten Kuningan atau Kabupaten Majalengka. Keduanya memiliki jalur yang menantang.

Tetapi perjalanan ke puncak akan sia-sia karena diberkati dengan pemandangan indah, kawah, matahari terbit dan lautan awan putih.

Gunung Merapi

Terletak di provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta, Mt. Merapi juga terkenal di kalangan pendaki Tahun Baru. Pengunjung dapat mencapainya melalui dua jalur pendakian resmi, yaitu jejak Selo di Boyolali dan jejak Sapuangin di Klaten.

Pendaki biasanya memasang tenda mereka di area Pasar Bubrah - yang terletak 2.700 m di atas permukaan laut - yang merupakan rumah bagi daerah berbatu yang luas. Dari tempat ini, puncak Merapi yang berpasir dan berbatu-batu terlihat jelas.

Tetapi harap dicatat bahwa gunung ini bisa ditutup karena aktivitas gunung berapi, jadi siapkan rencana cadangan, seperti hiking Mt. Merbabu sebagai gantinya.

Gunung Merbabu

Gunung Jawa Tengah ini adalah rumah bagi lautan rumput yang tak berujung, diisi dengan bukit-bukit seperti Teletubbie yang indah.

Ditetapkan pada 3.142 m di atas permukaan laut, pengunjung ke Mt. Merbabu dapat dengan mudah melihat Gunung yang elegan. Merapi, yang dikelilingi oleh awan putih.

Gunung Tambora

Pemandangan kaldera Gunung Tambora yang indah di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Terletak di Pulau Sumbawa, Mt. Tambora terletak di provinsi yang sama dengan Mt. Rinjani di Nusa Tenggara Barat. Mereka yang akrab dengan namanya akan tahu itu adalah salah satu gunung berapi yang meletus pada tahun 1815.

Ini juga rumah bagi kaldera terbesar di Indonesia, yang memiliki pemandangan indah yang dapat dinikmati para pendaki untuk menikmati Tahun Baru ini.

© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved

Pin It on Pinterest

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram