Pendakian

Gunung Cikuray
Home / Artikel / Tips Mendaki Gunung Buleud Saat Kemarau, Harus Ekstra Hati-Hati, Kawan Pendaki

Tips Mendaki Gunung Buleud Saat Kemarau, Harus Ekstra Hati-Hati, Kawan Pendaki

Ditinjau oleh: admin
November 25, 2021

Sampai di puncak Tips Mendaki
Gunung Buleud Saat Kemarau, Harus Ekstra Hati-Hati, Kawan Pendaki sambil memandangi pemandangan dari ketinggian tanpa terhalang kabut tebal pasti jadi impian setiap pendaki gunung. Mendaki saat Kemarau bisa jadi salah satu solusi untuk masalah ini, bro. Puncak gunung memang tak selalu 'bersih' dari kabut saat kemarau, tapi potensi hujan yang terbilang kecil bisa memudahkan lo saat trekking di jalur pendakian, bro.

Kemarau bisa dibilang menjadi saat yang tepat untuk mendaki gunung, bro. Kecilnya potensi hujan tentu saja membuat perjalanan trekking jadi sedikit lebih mudah. Cuaca yang cerah juga membuat pemandangan di sekitar trek pendakian hingga di puncak gunung terasa lebih menakjubkan.

Pemandangan yang mempesona saat matahari terbit dan cuaca yang relatif cerah saat perjalanan summit menjadi memang menjadi kelebihan yang ditawarkan saat mendaki di musim kemarau. Namun, mendaki di musim kemarau tak selalu aman dan nyaman lho, bro. Pasalnya, di waktu-waktu tersebut pohon-pohon dan semak belukar relatif kering sehingga rawan sekali terjadi kebakaran.

Nggak heran, jika beberapa tahun terakhir tersiar kabar telah terjadi kebakaran hutan di sejumlah gunung Indonesia. Selain kebakaran hutan, masih banyak hal yang harus lo perhatikan agar pendakian lo di musim kemarau terasa menyenangkan, bro. Berikut ini beberapa tips untuk menjaga keamanan dan keselamatan saat mendaki gunung di musim kemarau.

Pilih Tujuan Gunung yang Tidak Terlalu Mudah Kebakaran

Kebakaran memang menjadi musibah yang tidak diharapkan terjadi. Hampir semua gunung di Indonesia rawan sekali terjadinya kebakaran saat musim kemarau. Namun, lo bisa memilih trek Mendaki di gunung yang tidak terlalu rawan kebakaran, bro.

Caranya, yaitu dengan menelusuri track record gunung tersebut selama beberapa tahun terakhir. Mencari track record-nya saja tidak cukup, sebab lo juga harus mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang kondisi terkini dari destinasi Mendaki tujuan Kalian, bro. lo bisa bertanya kepada pihak terkait apabila gunung tersebut dikelola secara resmi.

Demi keamanan dan keselamatan, jangan pernah memaksakan ego. Sebaiknya, pilih destinasi pendakian yang sekiranya lebih aman dan tidak terlalu rawan kebakaran. Jangan ragu menunda Hiking bila keadaan tidak memungkinkan ya, bro.

Kenakan dan Bawa Pakaian Tebal

Tau gak sih bro, kalau cuaca di gunung akan terasa lebih dingin saat musim kemarau? Saking dinginnya, udara pegunungan di malam atau dini hari bisa menusuk kulit. Bahkan, beberapa gunung di Indonesia pernah diselimuti butiran es saat pagi hari di musim kemarau, bro.

Oleh karena itu, siapkan perlengkapan Hiking lo sebaik mungkin untuk menghindari kedinginan akut atau hipotermia. Meski cuaca terpantau cerah, lo tetap harus mengenakan pakaian yang tebal. Jangan lupa juga, bawa perlengkapan Mendaki lainnya, mulai dari baju ganti, tenda, sleeping bag, hingga emergency blanket.

Pilih Jaket yang Tepat


Meski sudah membawa pakaian tebal, lo tetap perlu jaket yang tepat untuk menghangatkan tubuh lo, bro. Pasalnya, udara saat malam hingga summit bakal sangat terasa dingin hingga menusuk tulang. Oleh karena itu, lo butuh jaket jenis warm up atau dikenal juga dengan jaket polar. Jaket gunung windbreaker juga bisa menjadi alternatif untuk mempertahankan suhu panas tubuh lo, bro.

Jangan Membuat Api Unggun

Dinginnya udara pegunungan memang bisa diatasi dengan membuat api unggun. Namun, demi keamanan, jangan coba-coba untuk membuat api unggun atau melakukan aktivitas yang dapat menyulut kebakaran. Bagaimanapun, Kalian harus tetap menghindari aktivitas yang berisiko menyebabkan kebakaran, bro.

Bara api yang tertiup angin bisa menempel pada ilalang kering hingga akhirnya menimbulkan kebakaran. Tentu saja, lo tak ingin hal ini sampai terjadi kan, bro? lo bisa menyalakan kompor portabel untuk menghangatkan badan. Namun, tetap kondisikan api agar aman terkendali ya, bro.

Jangan Lupa Gunakan Masker

Tak bisa dipungkiri, kondisi gunung bakal menjadi lebih kering dan berdebu saat musim {Kemarau|Musim Panas|Cuaca Panas. Pastinya, hal ini kurang baik untuk kesehatan paru-paru para pendaki. Selain itu, protokol kesehatan 'new normal' juga mewajibkan semua orang agar memakai masker saat beraktivitas diluar ruangan.

Oleh karena itu, jangan lupa gunakan masker saat mendaki di musim {Kemarau|Musim Panas|Cuaca Panas ya, bro. Jangan lupa juga untuk membawa masker cadangan agar masker yang digunakan tetap bersih. Disarankan juga untuk membawa kacamata untuk melindungi mata dari paparan debu. Kalau perlu, bawalah persediaan air lebih untuk mencuci mata jika tiba-tiba partikel debu masuk ke dalam mata.

So, itu dia beberapa tips untuk menjaga keamanan dan keselamatan saat mendaki gunung di musim kemarau. Jangan lupa juga agar selalu mematuhi arahan terbaru dari dinas terkait ya, bro. Tetap semangat dan pantang menyerah!

Bikin web lebih mudah dengan jasa pembuatan website dari Garut Project Solution.
© Copyright 2020 - Basecamp Gunung Cikuray - All Rights Reserved
closearrow-circle-o-downphonebarsenvelopeangle-downlocation-arrowwhatsapp

Pin It on Pinterest

Share This
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram